Tiga Korban KM Putri Sakinah Masih Hilang, Operasi SAR Diperpanjang

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban kecelakaan KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo. (Basarnas)

BERIKABARNEWS l LABUAN BAJO – Upaya pencarian terhadap tiga korban kecelakaan kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo resmi diperpanjang. Tim SAR Gabungan memutuskan menambah masa operasi selama tiga hari, terhitung mulai 2 hingga 4 Januari 2026, guna memaksimalkan pencarian para korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang.

Keputusan perpanjangan operasi diambil setelah evaluasi menyeluruh terhadap hasil pencarian sebelumnya, dengan mempertimbangkan kondisi perairan yang dinamis serta faktor kemanusiaan bagi keluarga korban yang masih menanti kepastian.

Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Rudi Darmoko melalui Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra menyampaikan bahwa operasi ini melibatkan sinergi lintas instansi, mulai dari Basarnas, Polri, TNI AL, hingga unsur pemerintah daerah dan relawan.

“Perpanjangan operasi pencarian ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk terus berupaya menemukan para korban. Sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan di lapangan,” ujar Kombes Henry.

Dalam operasi lanjutan ini, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTT mengerahkan teknologi sonar multibeam untuk memindai kondisi dasar laut. Pencarian difokuskan di sekitar Selat Padar dan perairan sekitarnya, yang diduga menjadi lokasi kuat keberadaan korban.

Tim SAR harus bekerja ekstra karena dipengaruhi sejumlah faktor, seperti perubahan cuaca yang cepat, arus laut yang cukup kuat, serta karakteristik perairan Labuan Bajo yang memiliki kontur kompleks.

Baca Juga : Polisi Dalami Penyebab Kecelakaan KM Putri Sakinah di Selat Padar

Penggunaan Teknologi Sonar di Selat Padar

Selain mengandalkan personel dan teknologi, pihak kepolisian juga melibatkan masyarakat setempat, khususnya nelayan yang beraktivitas di sekitar lokasi kejadian. Warga diminta segera melapor ke posko SAR apabila menemukan tanda-tanda atau benda yang diduga berkaitan dengan korban.

Kapolda NTT berharap, perpanjangan operasi pencarian ini dapat membuahkan hasil positif dan memberikan kepastian bagi keluarga korban. Ia juga mengingatkan para pelaku wisata bahari agar kejadian KM Putri Sakinah menjadi pelajaran penting dalam meningkatkan standar keselamatan pelayaran.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama, baik dari sisi kelayakan kapal, kepatuhan terhadap SOP, maupun kesiapan alat keselamatan,” pungkasnya. *

 

Sumber :

Mediahub.Polri.go.id

Kasus Viral FH UI, 16 Mahasiswa Jalani Pemeriksaan Intensif

BERIKABARNEWS l DEPOK – Kasus viral dugaan kekerasan...

Gedung Fakultas Hukum UI, terkait kasus kekerasan verbal mahasiswa yang tengah diselidiki.

RI–AS Sepakat Perkuat Kerja Sama Pertahanan Indo-Pasifik

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Indonesia dan Amerika Serikat...

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan AS Pete Hegseth saat pertemuan di Pentagon terkait kerja sama pertahanan.

TikTok Nonaktifkan 780 Ribu Akun Anak, Pemerintah Perketat Aturan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Platform media sosial TikTok...

Logo TikTok - Kebijakan penonaktifan akun pengguna anak.

Harga Plastik Naik hingga 100 Persen

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Lonjakan harga plastik hingga...

Ilustrasi kemasan plastik sekali pakai dengan harga naik drastis di pasaran.

Prabowo–Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama Strategis

BERIKABARNEWS l MOSKOW – Presiden Republik Indonesia, Prabowo...

Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin.

ASEAN–SEAMEO Luncurkan Roadmap PAUD 2026–2030, Akses Pendidikan Diperluas

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Layanan Pendidikan Anak Usia...

Peluncuran roadmap PAUD 2026–2030 di Jakarta.

berita terkini