Awas! Situs Skillhub Palsu Intai Pendaftar Pelatihan Vokasi

Ilustrasi - Peringatan resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan terkait maraknya situs Skillhub palsu yang berpotensi melakukan phishing dan pencurian data.

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Antusiasme masyarakat terhadap pembukaan Program Pelatihan Vokasi Nasional pada 23 Februari 2026 ternyata dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menemukan adanya situs palsu yang mengatasnamakan layanan Skillhub untuk menjaring calon peserta pelatihan.

Pemerintah mengingatkan bahwa portal tidak resmi tersebut berpotensi menjadi sarana penipuan (phishing) sekaligus pencurian data pribadi. Jika masyarakat tidak teliti, data sensitif yang dimasukkan ke dalam formulir daring bisa disalahgunakan untuk kepentingan ilegal.

Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menegaskan seluruh proses pendaftaran pelatihan vokasi dilakukan secara terpusat melalui kanal resmi pemerintah. Ia meminta masyarakat memastikan alamat situs yang diakses benar-benar domain resmi, yakni skillhub.kemnaker.go.id.

Menurut Faried, beredar pula domain mencurigakan seperti skillhub.kemnakerri.com yang dipastikan bukan milik pemerintah. Situs dengan akhiran “.com” tersebut berisiko tinggi dan tidak memiliki keterkaitan dengan Kemnaker. Karena itu, masyarakat diminta tidak sembarangan mengklik tautan yang dibagikan melalui pesan singkat, grup percakapan, atau media sosial yang tidak terverifikasi.

Kemnaker menegaskan bahaya situs palsu bukan hanya soal informasi yang menyesatkan. Lebih dari itu, praktik phishing dapat berujung pada pencurian identitas, penyalahgunaan data pribadi, bahkan kerugian finansial. Jika menemukan kejanggalan, masyarakat diminta segera menghentikan proses pendaftaran dan melaporkannya melalui kanal pengaduan resmi Kemnaker.

Baca Juga : KPK Kembali Panggil Budi Karya Sumadi Terkait Kasus Suap Jalur Kereta

Skillhub sendiri merupakan fitur utama dalam platform digital SIAPkerja, ekosistem layanan ketenagakerjaan terintegrasi yang dirancang untuk memudahkan masyarakat mengakses pelatihan vokasi secara transparan dan gratis. Melalui platform ini, peserta dapat mencari informasi program, mendaftar, hingga memantau perkembangan pelatihan mereka dalam satu sistem.

Pemerintah memastikan pendaftaran pelatihan vokasi nasional tidak dipungut biaya dan hanya tersedia melalui domain resmi Kemnaker. Di tengah meningkatnya literasi digital, masyarakat diharapkan semakin cermat dalam memverifikasi informasi agar tidak menjadi korban kejahatan siber.

Kewaspadaan menjadi kunci. Pastikan selalu mengakses kanal resmi sebelum memasukkan data pribadi, agar kesempatan meningkatkan keterampilan tidak berubah menjadi risiko keamanan digital.*

 

Sumber :

Kemnaker

Tabrakan Maut Kereta di Bekasi, Prabowo: Flyover Segera Dibangun

BERIKABARNEWS l BEKASI – Tabrakan maut kereta di...

Tabrakan kereta api di Bekasi Timur.

Reshuffle Kabinet 2026, Presiden Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo...

Presiden Prabowo Subianto melantik enam pejabat baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara Jakarta.

Pemerintah Rem Harga Tiket Pesawat di Tengah Lonjakan Avtur

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Lonjakan harga avtur global...

Ilustrasi pesawat komersial terkait kebijakan pemerintah menahan harga tiket pesawat.

KPK Serahkan Aset Rp20,2 M ke Kejagung, Koruptor Dipersempit Ruangnya

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Upaya negara dalam memulihkan...

Penyerahan aset rampasan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi kepada Kejaksaan Agung senilai Rp20,2 miliar. (Foto Dok. KPK)

Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton

BERIKABARNEWS l KARAWANG – Indonesia mencatat sejarah baru...

Mentan Amran tinjau gudang beras di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2026), dengan stok nasional tembus 5 juta ton.

Cara Tukar Uang Rusak di Bank Indonesia, Ini Syarat dan Prosedurnya

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Menemukan uang kertas dalam...

uang kertas rusak yang akan ditukar di Bank Indonesia.

berita terkini