BERIKABARNEWS l FLORIDA – Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengambil langkah langka dengan mempercepat kepulangan kru Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Keputusan ini diambil setelah salah satu astronot mengalami masalah kesehatan yang memerlukan pemeriksaan lanjutan di Bumi.
NASA mengumumkan pada Kamis (8/1/2026) bahwa empat kru gabungan dari Amerika Serikat, Jepang, dan Rusia akan kembali ke Bumi dalam beberapa hari ke depan, lebih cepat dari jadwal misi semula.
Masalah medis tersebut berdampak pada operasional ISS. NASA membatalkan misi spacewalk pertama tahun ini yang rencananya dilakukan oleh astronot Mike Fincke dan Zena Cardman. Demi menjaga privasi, NASA tidak mengungkap identitas maupun rincian kondisi astronot yang sakit, namun memastikan kondisinya stabil dan terus dipantau.
Kepala Petugas Kesehatan dan Medis NASA, Dr. James Polk, menegaskan bahwa keputusan ini bersifat pencegahan.
“Ini bukan keadaan darurat di orbit, tetapi langkah untuk memastikan keselamatan kru. Ini merupakan evakuasi medis pertama yang dilakukan NASA dari ISS,” ujarnya.
Keempat astronot tersebut telah bertugas di ISS sejak Agustus lalu setelah diluncurkan menggunakan wahana SpaceX. Mereka semula dijadwalkan menjalani misi sedikitnya enam bulan. Kru yang kembali lebih awal terdiri dari Zena Cardman, Mike Fincke, Kimiya Yui, dan Oleg Platonov.
Baca Juga : Rusia Targetkan PLTN di Bulan pada 2036
Meski empat kru dipulangkan, operasional ISS tetap berjalan. Tiga astronot lainnya, Chris Williams dari NASA serta Sergei Mikaev dan Sergei Kud-Sverchkov dari Rusia, masih bertugas hingga musim panas mendatang.
NASA menegaskan keselamatan astronot tetap menjadi prioritas utama, sementara aktivitas stasiun luar angkasa akan terus berlanjut sesuai rencana jangka panjang, termasuk persiapan penghentian operasi ISS pada awal dekade berikutnya. *
Sumber :
AP
