BERIKABARNEWS l TOKYO – Denso, produsen komponen otomotif global yang berada di bawah payung Toyota Motor Group, resmi menaikkan harga penawaran tender (tender offer) saham Toyota Industries menjadi 18.800 yen per lembar. Langkah ini menjadi bagian dari strategi korporasi untuk memprivatisasi produsen forklift tersebut sekaligus memperkuat fokus bisnis di dalam grup.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis Rabu (14/1/2026), Denso menyebutkan nilai penawaran terbaru setara sekitar 118,11 dolar AS atau sekitar Rp1,8 juta per saham. Harga ini naik signifikan dibandingkan penawaran awal sebesar 16.300 yen yang diumumkan pada Juni tahun lalu.
Kenaikan harga tender offer dinilai sebagai upaya Denso untuk mengamankan dukungan pemegang saham, khususnya investor minoritas, agar proses restrukturisasi internal Toyota Motor Group dapat berjalan mulus. Penyesuaian valuasi tersebut juga mencerminkan keyakinan grup terhadap prospek jangka panjang Toyota Industries.
Denso menetapkan periode penawaran tender berlangsung selama hampir satu bulan. Proses dimulai pada 15 Januari 2026 dan dijadwalkan berakhir pada 12 Februari 2026. Selama periode tersebut, pemegang saham Toyota Industries dapat memutuskan untuk melepas kepemilikan mereka sesuai harga yang ditawarkan.
Baca Juga : Meski Rugi Rp22 Triliun, xAI Gaspol Bangun Superkomputer AI
Rencana menjadikan Toyota Industries sebagai perusahaan privat dipandang sebagai langkah strategis untuk menyederhanakan struktur kepemilikan di dalam Toyota Motor Group. Dengan status privat, perusahaan dinilai lebih leluasa dalam mengambil keputusan bisnis tanpa tekanan pasar publik.
Selain itu, privatisasi ini diharapkan mampu meningkatkan sinergi teknologi antara Denso dan Toyota Industries.
Integrasi pengembangan komponen dengan lini kendaraan industri, khususnya forklift dan peralatan logistik, diyakini akan memperkuat daya saing grup di tengah percepatan otomasi dan elektrifikasi sektor industri. *
