MacBook Air dan MacBook Pro M5 Resmi Rilis, Performa AI Kian Kencang

Tampilan terbaru MacBook Air dan MacBook Pro dengan chip M5 yang mengusung peningkatan performa AI dan desain premium.

BERIKABARNEWS l – Apple kembali menguatkan posisinya di pasar laptop dengan merilis generasi terbaru MacBook Air dan MacBook Pro yang kini ditenagai chip seri M5. Peluncuran awal Maret 2026 ini menjadi langkah strategis Apple di tengah pasar PC yang melambat, sekaligus menjawab tantangan kenaikan biaya komponen global.

Pembaruan kali ini tidak hanya menghadirkan peningkatan kecepatan, tetapi juga fokus besar pada kemampuan Artificial Intelligence. Apple menyematkan Neural Accelerator terbaru di setiap core GPU, memungkinkan pemrosesan AI dan komputasi berat berjalan lebih cepat dan efisien.

MacBook Air M5 hadir dalam ukuran 13 inci dan 15 inci dengan peningkatan signifikan pada kapasitas penyimpanan. Kini, varian dasarnya langsung dibekali 512GB, dua kali lipat dari generasi sebelumnya, tanpa kenaikan harga untuk model 13 inci yang tetap dibanderol mulai 1.099 dolar AS.

Perangkat ini juga sudah mendukung Wi-Fi 7 melalui chip nirkabel Apple N1 serta menawarkan daya tahan baterai hingga 18 jam, membuatnya semakin ideal untuk mobilitas tinggi.

Baca Juga : OpenAI Raih Pendanaan Rp1.700 Triliun, Siap Dominasi Pasar AI

Sementara itu, MacBook Pro M5 dirancang untuk kalangan profesional yang membutuhkan performa ekstrem. Model 14 inci dan 16 inci hadir dengan opsi chip M5 Pro dan M5 Max yang mengusung Fusion Architecture terbaru.

Performa grafisnya diklaim meningkat hingga 1,6 kali dibanding generasi M4, dengan standar penyimpanan mulai 1TB SSD.

Dukungan Thunderbolt 5 di seluruh port serta opsi layar Liquid Retina XDR dengan nano-texture semakin menegaskan kelas premium perangkat ini. Daya tahan baterainya bahkan mampu mencapai 24 jam, menjadi yang terlama dalam lini MacBook.

Apple juga menyebut chip M5 Pro dan M5 Max mampu memproses Large Language Models hingga empat kali lebih cepat dibanding pendahulunya. Kecepatan baca dan tulis SSD yang menembus 14,5 GB per detik memungkinkan model AI lokal dimuat hanya dalam hitungan detik, menjadikan MacBook M5 sebagai perangkat yang siap menyongsong era AI generatif.

Seluruh model MacBook M5 sudah dapat dipesan melalui pre-order mulai 4 Maret 2026 dan dijadwalkan tersedia luas pada 11 Maret 2026.

Dengan peningkatan storage dasar dan lonjakan performa AI, Apple menegaskan arah pengembangan produknya yang semakin berorientasi pada kebutuhan komputasi cerdas masa depan.*

Google Luncurkan Gemini 4 Carbon, Ini Harga dan Fiturnya

BERIKABARNEWS l – Alphabet, perusahaan induk Google, meluncurkan...

Gemini 4 Carbon, model kecerdasan buatan Google untuk pengembangan perangkat lunak dan keamanan siber. (Foto: blog.google)

Riset METR Temukan Celah Keamanan OpenAI pada Sistem Pengawasan AI

BERIKABARNEWS l – Kelompok riset keselamatan kecerdasan buatan...

Ilustrasi sistem kecerdasan buatan OpenAI dan pemantauan aktivitas agen AI terkait temuan celah keamanan dalam riset METR. (Foto: magnific.com/rawpixel-com)

iPhone Lipat Apple Bakal Pakai 80 Persen Titanium Daur Ulang

BERIKABARNEWS l – Apple berkomitmen menggunakan material yang...

Ilustrasi - iPhone lipat Apple bakal menggunakan material titanium daur ulang. (Foto: unsplash.com/@he_junhui)

Anthropic Usulkan RUU Keamanan AI untuk Perketat Pengawasan

BERIKABARNEWS l – Perusahaan kecerdasan buatan (AI) Anthropic...

Anthropic, perusahaan kecerdasan buatan yang mengusulkan aturan keamanan untuk pengembangan model AI canggih. (Foto: x.com/AnthropicAI)

AI Claude Kirim Laporan Pembunuhan Palsu ke Situs Polisi AS

BERIKABARNEWS l – Perusahaan kecerdasan buatan (AI) Anthropic...

Ilustrasi kecerdasan buatan Claude milik Anthropic yang menjadi sorotan setelah mengirim laporan pembunuhan palsu ke situs Kepolisian Philadelphia, Amerika Serikat. (Foto: instagram.com/claudeai)

Agen AI Jadi Perhatian FTC, OpenAI hingga Anthropic Diselidiki

BERIKABARNEWS l – Teknologi agen kecerdasan buatan atau...

Ilustrasi - teknologi agen kecerdasan buatan (AI) yang menjadi perhatian FTC dalam penyelidikan terhadap OpenAI dan Anthropic. (foto: unsplash.com/@prestige666)

berita terkini