Pemerintah Integrasikan 27 Ribu Aplikasi Lewat SPBE Nasional

Wamen Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyampaikan penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dalam rapat kerja bersama DPD RI. (Dok. Komdigi)

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah terus mempertegas komitmennya dalam mempercepat transformasi birokrasi melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Kebijakan ini menjadi fondasi utama pemerintahan digital nasional untuk menghadirkan layanan publik yang lebih efisien, terintegrasi, dan mudah diakses masyarakat.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria menegaskan bahwa era digitalisasi sektoral yang berjalan sendiri-sendiri telah berakhir. Pemerintah kini fokus menyatukan berbagai sistem layanan ke dalam satu arsitektur nasional yang terpadu.

“Transformasi digital tidak bisa lagi parsial. Kita harus mengintegrasikan seluruh sistem agar layanan publik benar-benar sederhana dan tidak berulang,” ujar Nezar dalam Rapat Kerja bersama Komite I DPD RI di Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2026).

Nezar mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 27 ribu aplikasi yang digunakan oleh kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Kondisi tersebut kerap memicu duplikasi layanan dan birokrasi yang berbelit.

Melalui penguatan SPBE, pemerintah menargetkan penyederhanaan sistem dengan memangkas aplikasi yang tumpang tindih, memperpendek alur layanan, serta memastikan keterhubungan data antarinstansi agar masyarakat tidak perlu mengisi data yang sama berulang kali.

Kementerian Komunikasi dan Digital juga mendorong pemerintah daerah untuk menyelaraskan sistem digitalnya dengan infrastruktur nasional, termasuk pemanfaatan Pusat Data Nasional (PDN) dan API Nasional. Langkah ini penting untuk menjamin kualitas layanan publik digital yang setara di seluruh wilayah Indonesia.

“Dengan sistem yang terintegrasi, layanan publik dapat diakses lebih mudah oleh masyarakat di daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekosistem digital lokal,” tambah Nezar.

Baca Juga : Pemerintah Pastikan AI Dapat Diakses Semua Lapisan Masyarakat

Upaya integrasi SPBE menunjukkan hasil positif. Indeks Transformasi Digital Nasional tercatat meningkat dari 50,1 pada 2022 menjadi 54,3 pada 2024. Meski demikian, pemerintah menilai masih diperlukan penguatan pada strategi data terpadu, integrasi layanan satu pintu, serta keamanan informasi.

Menutup pernyataannya, Nezar menegaskan bahwa SPBE merupakan agenda nasional yang membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, baik pusat maupun daerah.

“Transformasi digital harus dijalankan secara kolektif agar seluruh wilayah berperan setara dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. *

 

Sumber :

Komdigi

Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Nasional Antisipasi Virus Nipah

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kementerian Kesehatan RI resmi...

Ilustrasi - Kementerian Kesehatan RI menyampaikan peningkatan kewaspadaan nasional terhadap potensi penyebaran Virus Nipah.

Mendagri Apresiasi Kehadiran Presiden Prabowo di Rakornas 2026

BERIKABARNEWS l BOGOR – Menteri Dalam Negeri Tito...

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat menghadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Bogor, Senin (2/2/2026).

Registrasi SIM Biometrik Berlaku, Pakar Ingatkan Risiko Kebocoran Data

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi...

Ilustrasi - registrasi kartu SIM berbasis biometrik menggunakan pemindaian wajah dan sidik jari di Indonesia.

Kemkomdigi Normalisasi Akses AI Grok, X Corp Diawasi Ketat

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital...

Ilustrasi-layanan AI Grok milik X Corp di bawah pengawasan Kemkomdigi.

Wamen Komdigi Ingatkan Bahaya Zero Click Attack, Ancaman Siber Kian Nyata di Era AI

BERIKABARNEWS l – Ancaman keamanan digital di Indonesia...

Wamen Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyampaikan peringatan tentang bahaya zero click attack dan ancaman siber di era kecerdasan artifisial.

36 WNI Korban Online Scam di Kamboja Dipulangkan ke Indonesia

BERIKABARNEWS l TANGERANG – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian...

WNI korban penipuan kerja online scam dari Kamboja tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang

berita terkini