BERIKABARNEWS l SUNGAI AMBAWANG – Transformasi digital di sektor pendidikan Kalimantan Barat terus bergerak maju. Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat resmi menetapkan SMP Negeri 5 Sungai Ambawang sebagai sekolah induk program Ruang Digital Bersama, Rabu (11/2/2026).
Program ini dihadirkan melalui dukungan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pihak swasta, sebagai upaya mempersempit kesenjangan akses teknologi di lingkungan sekolah. Konsepnya tidak hanya melayani satu sekolah, tetapi menjadi pusat pembelajaran digital bagi tujuh sekolah di sekitarnya.
Tujuh sekolah tersebut terdiri dari tiga SD Negeri dan tiga PAUD swasta, selain SMPN 5 sebagai sekolah induk. Ruang Digital Bersama ini dilengkapi 25 unit laptop terbaru yang dapat digunakan secara bergantian oleh guru dan siswa dari sekolah-sekolah mitra.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, menyampaikan bahwa keterbatasan perangkat selama ini menjadi tantangan utama dalam penerapan kurikulum digital.
“Digitalisasi pendidikan kini menjadi kebutuhan dasar. Platform dari kementerian sudah ada, tapi perangkatnya sering jadi kendala. Dengan adanya satu kelas yang dilengkapi 25 laptop ini, anak-anak bisa belajar lebih fokus tanpa perlu lagi membawa buku paket yang berat,” jelas Faisal.
Baca Juga : Pasar Kakap Siap Direvitalisasi, Bupati Sujiwo Targetkan Jadi Destinasi Wisata Baru
Selain laptop, ruang tersebut juga didukung Interactive Flat Panel (IFP) serta akses internet berkecepatan tinggi yang difasilitasi Pemprov Kalbar. Fasilitas ini memungkinkan pembelajaran lebih interaktif dan terintegrasi, bahkan membuka peluang kolaborasi lintas wilayah.
Lompatan Signifikan Pendidikan Kubu Raya
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, Firdaus Alkadrie, menyebut program ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Sungai Ambawang.
“Ini adalah kemajuan luar biasa. Program ini perlu dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ke depan, kami akan menjalin komunikasi lebih lanjut agar kecamatan lain di Kubu Raya juga bisa mendapatkan fasilitas ruang digital serupa,” ungkap Firdaus.
Kehadiran Ruang Digital Bersama di SMPN 5 Sungai Ambawang diharapkan menjadi percontohan bagi daerah lain di Kalimantan Barat dalam membangun ekosistem pendidikan berbasis teknologi yang kolaboratif, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. (ing)
Sumber :
MC Kubu Raya
