RDTR Dikebut, Sungai Raya–Ambawang Disiapkan Jadi Magnet Investasi

Sekda Yusran Anizam memimpin konsultasi publik penyusunan RDTR Sungai Raya–Sungai Ambawang di Kabupaten Kubu Raya

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mempercepat penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk kawasan perkotaan di Kecamatan Sungai Raya dan Sungai Ambawang. Dokumen ini disiapkan sebagai dasar kepastian hukum sekaligus daya tarik investasi di wilayah penyangga metropolitan Kalimantan Barat.

Sebagai bagian dari penyempurnaan, Pemkab Kubu Raya menggelar konsultasi publik di Balai Diklat Keuangan Pontianak, Kamis (19/2/2026), dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya, Yusran Anizam, menjelaskan kawasan yang masuk dalam deliniasi RDTR mencakup lebih dari 11 ribu hektare. Dua kecamatan tersebut diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan baru yang mencakup sektor perdagangan, jasa, pariwisata, hingga kawasan permukiman modern.

“RDTR ini adalah grand design agar pembangunan di Kubu Raya terintegrasi dengan kawasan metropolitan Kota Pontianak. Target kami, dokumen ini rampung pada Mei mendatang,” ujarnya.

Ia menambahkan, jika sesuai jadwal, pada Juni atau Juli 2026 RDTR tersebut sudah terintegrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS). Dengan begitu, proses perizinan investasi di Sungai Raya dan Sungai Ambawang akan menjadi lebih cepat dan transparan.

Baca Juga : Siswa Pelempar Molotov di Kubu Raya Dipastikan Tetap Bisa Ikut Ujian Akhir

Dukungan juga datang dari legislatif. Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Zulkarnaen, menilai kepastian tata ruang menjadi faktor penting dalam menarik minat investor. Tanpa aturan detail, pengusaha kerap ragu karena potensi tumpang tindih lahan atau perubahan fungsi wilayah.

“Detail tata ruang ini sangat menentukan di mana kawasan perumahan dan di mana kawasan industri atau pergudangan. Kita dorong agar segera terbit supaya ada jaminan bagi siapa pun yang ingin masuk ke Kubu Raya,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi hingga tingkat desa agar masyarakat memahami peruntukan wilayahnya dan pembangunan berjalan selaras dengan rencana pemerintah.

Penyusunan RDTR ini menjadi fondasi transformasi Kubu Raya menuju kawasan perkotaan yang lebih tertata dan ramah investasi. Dengan posisi strategis sebagai daerah penyangga Kota Pontianak, Sungai Raya dan Sungai Ambawang diprediksi akan menjadi pusat pertumbuhan baru dalam beberapa tahun ke depan. *

 

Sumber :

Prokopim KKR

Kubu Raya Terbaik se-Kalimantan, Raih Penghargaan Program Tiga Juta Rumah

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu...

Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto menerima penghargaan Program Tiga Juta Rumah dari Kemendagri.

Riam Laverna Sanggau Telan Korban, Pria Tenggelam Saat Cari Ikan

BERIKABARNEWS l SANGGAU — Riam Laverna di Jalan...

Tim gabungan mengevakuasi pria yang tenggelam saat mencari ikan di Riam Laverna, Sanggau. (Res-Sgu)

Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara Supadio, 8 Penerbangan Batal

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Kabut asap akibat...

Kabut asap karhutla mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Supadio Kubu Raya. (Foto: Res-KKR)

Karhutla Picu Krisis Air Bersih, Pemkab Kubu Raya Atur Distribusi Terpadu

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Kebakaran hutan dan...

Rapat lintas sektor Pemkab Kubu Raya membahas distribusi air bersih bagi warga terdampak karhutla. (Res-KKR)

Bocor di Tengah Sungai, Motor Tambang Bawa 30 Penumpang Karam

BERIKABARNEWS l KAPUAS HULU – Motor tambang penyeberangan...

Motor tambang penyeberangan karam di aliran Sungai Kapuas, Kapuas Hulu. (Res-Kapuas Hulu)

Karhutla Bakar 2 Hektare Lahan Gambut Jalan Pelang Ketapang

BERIKABARNEWS l KETAPANG – Kebakaran hutan dan lahan...

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris memimpin pemadaman karhutla di Jalan Pelang. (Foto: Res-Ketapang)

berita terkini