Panen Jagung Perdana di Pontianak Utara, Dorong Swasembada Pangan

Hasil panen perdana jagung hibrida di kawasan Pontianak Utara.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak bersama kelompok tani menggelar panen perdana jagung hibrida di Pontianak Utara. Dari lahan seluas 0,5 hektare, panen menghasilkan sekitar 1,5 ton jagung, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan perkotaan.

Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DPPP) Kota Pontianak, Irwan Prayitno, menjelaskan jagung yang dipanen merupakan varietas NK Naga dengan masa tanam sekitar 110 hari. Panen dilakukan bersama pemerintah kota, pihak provinsi, dan Tim Penggerak PKK Kota Pontianak.

“Alhamdulillah hari ini kita melakukan panen bersama jagung hibrida. Umur tanamnya kurang lebih 110 hari dan hari ini sudah siap dipanen,” ujarnya di lokasi panen, mewakili Wali Kota Pontianak, Kamis (5/3/2026).

Hasil panen ini sudah memiliki pasar yang siap menyerap produksi, sehingga diharapkan meningkatkan pendapatan kelompok tani. Pemerintah kota juga berencana melibatkan Perum Bulog dan mengembangkan lahan jagung lain, termasuk di Balai Benih Hortikultura Batu Layang, Jalan Flora.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan produksi pangan secara berkelanjutan. Karena lahan terbatas, kita dorong pemanfaatan lahan kosong agar bisa dimanfaatkan oleh kelompok tani,” tambah Irwan.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie, menekankan bahwa gerakan panen jagung ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah, kelompok tani, penyuluh, dan pihak terkait lainnya. Jagung menjadi salah satu komoditas strategis dalam memperkuat ketahanan pangan.

“Lahan kosong di sekitar rumah juga bisa diberdayakan untuk meningkatkan ekonomi keluarga,” tambahnya.

Ketua TP PKK Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie melihat jagung yang telah digiling dengan mesing penggiling.
Ketua TP PKK Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie melihat jagung yang telah digiling dengan mesing penggiling. (IST)

Kepala Bidang Pertanian DPPP Kota Pontianak, Kanti Apriani, menyebut pengembangan jagung di Pontianak diawali uji coba sejak 2025 dengan studi banding ke Kabupaten Bengkayang, salah satu penghasil jagung di Kalimantan Barat. Hasil uji coba menunjukkan bahwa jagung bisa tumbuh baik di lahan gambut.

Panen perdana kali ini berlangsung di lahan milik Kelompok Tani Hidup Baru, yang merupakan salah satu dari lima kelompok tani di Pontianak Utara yang akan mengembangkan jagung. Pemerintah kota menargetkan penanaman jagung seluas dua hektare sejak 2025 dan akan terus meningkat pada 2026 seiring bertambahnya kelompok tani.

Baca Juga : Dubes Tiongkok Terkesan dengan Pontianak, Buka Peluang Kerja Sama Infrastruktur dan PLTSa

Selain jagung, Pontianak juga mengembangkan komoditas hortikultura, terutama sayuran daun dengan luas lahan hampir 300 hektare, yang tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal tetapi juga dipasok ke daerah lain di Kalimantan Barat. Produksi cabai juga ditingkatkan melalui kerja sama dengan Bank Indonesia dan bantuan bibit polibag bagi petani.

Salah seorang petani jagung, Sukur (40), mengapresiasi program pemerintah yang menyediakan sarana produksi. Ia menilai lahan di Pontianak sangat memungkinkan untuk menanam jagung dengan hasil yang menjanjikan dan berencana menanam kembali pada musim tanam berikutnya.

“Dengan bantuan pemerintah, kami bisa mengelola lahan lebih baik. Ke depan kami akan terus menanam jagung karena hasilnya cukup menjanjikan,” pungkas Sukur.*

Semangat Tri Prasetya: RRI Kian Adaptif dan Dekat dengan Warga

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Memasuki usia ke-81 tahun,...

Kepala LPP RRI Pontianak Budi Suwarno didampingi Kabag TU hingga Katim menyalakan obor Tri Prasetya pada puncak perayaan HUT ke-81 RRI di aula RRI Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat, 11 September 2026. (Foto: RRI/Jodi Aribowo)

Cegah Korupsi, Pemkot Pontianak Perkuat Pengawasan dan Digitalisasi Pelayanan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak memperkuat...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menghadiri Sosialisasi Anti Korupsi bagi Masyarakat di Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (10/9/2026).

Pemkot Pontianak Perluas Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Pekerja Informal

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak terus...

Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah usai menandatangani dokumen Rencana Aksi Tim Optimalisasi Peningkatan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Kota Pontianak di Hotel Ibis, Rabu (9/9/2026).

Masukan Fraksi DPRD Sempurnakan Perubahan APBD Pontianak 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak menggunakan...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyampaikan hasil pembahasan Perubahan APBD Pontianak 2026.

Kabut Asap Belum Reda, Insan Maritim Peduli Bantu Ojol dan Warga Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kabut asap akibat kebakaran...

Insan Maritim Peduli menyalurkan bantuan sembako dan air bersih kepada ojol dan warga Pontianak di tengah kabut asap.

Pemkot Pontianak Gandeng Mahasiswa Kawal Pembangunan dan Inovasi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerima audiensi Himpunan Mahasiswa Pontianak di Ruang Pontive Center.

berita terkini