Mulai Besok, Pemprov Kalbar Terapkan WFA untuk ASN

Sekda Kalbar Harisson Azroi menyampaikan kebijakan Work from Anywhere (WFA) bagi ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menjelang libur Idulfitri 2026.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mulai menerapkan sistem kerja fleksibel bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjelang libur nasional tahun 2026. Melalui kebijakan ini, ASN di lingkungan Pemprov Kalbar diperbolehkan menjalankan tugas dari luar kantor atau Work from Anywhere (WFA) dengan kuota maksimal 75 persen dari total pegawai.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 000.8.3/3/RO-ORG.B Tahun 2026 sebagai tindak lanjut arahan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait penyesuaian sistem kerja selama masa libur nasional dan cuti bersama.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Penyesuaian sistem kerja bagi ASN di lingkungan Pemprov Kalbar hanya berlaku pada tanggal-tanggal tertentu yang telah ditetapkan pemerintah.

Menjelang Hari Suci Nyepi, penyesuaian kerja dilakukan selama dua hari sebelum hari raya, yakni pada 16–17 Maret 2026.

Sementara setelah masa libur Lebaran berakhir, sistem kerja fleksibel kembali diberlakukan selama tiga hari, yaitu pada 25–27 Maret 2026.

Melalui pengaturan ini, pemerintah berharap kepadatan mobilitas masyarakat saat arus mudik dan arus balik dapat lebih terurai tanpa mengganggu pelayanan publik.

Baca Juga : Sekda Harisson Buka Puasa Bersama Anak Thalasemia dan Pejuang Kanker

Dalam surat edaran tersebut juga dijelaskan bahwa setiap perangkat daerah memiliki kewenangan untuk mengatur pembagian jadwal kerja pegawainya.

Meski ASN diperbolehkan bekerja dari rumah (Work from Home/WFH) atau dari lokasi lain (WFA), jumlah pegawai yang menjalankan sistem kerja fleksibel dibatasi maksimal 75 persen dari total pegawai.

Artinya, minimal 25 persen ASN tetap harus bekerja dari kantor (Work from Office/WFO) guna memastikan pelayanan langsung kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Sekretaris Daerah Kalbar, Harisson Azroi, menegaskan bahwa perangkat daerah yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat tetap harus menjalankan tugas di kantor.

“Bagi perangkat daerah yang melakukan pelayanan langsung kepada masyarakat tetap melayani di tempat kerja (WFO),” tegasnya.

Ia menambahkan, sejumlah layanan penting seperti pelayanan rumah sakit, perizinan, pajak, serta administrasi masyarakat harus tetap berjalan secara optimal meskipun sebagian ASN menjalankan sistem kerja fleksibel.

Baca Juga : Wagub Krisantus Imbau Masyarakat Tenang, Stok BBM Aman dan Distribusi Lancar

Kebijakan ini merupakan bentuk adaptasi pemerintah daerah terhadap Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 4 Tahun 2025 yang mendorong pelaksanaan tugas kedinasan lebih fleksibel dan berbasis teknologi.

Selain membantu mengurai kepadatan arus mudik dan arus balik, sistem kerja fleksibel ini juga diharapkan dapat menciptakan keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi atau work-life balance bagi para ASN.

Pemprov Kalbar juga mengingatkan seluruh ASN agar tetap menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme meskipun bekerja dari luar kantor. Koordinasi dan pelaporan tugas tetap harus dilakukan secara optimal melalui sistem komunikasi digital di masing-masing instansi. (ndo)

Ketua PELTI Kalbar Perkuat Pembinaan Atlet Tenis Muda di Kayong Utara

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Ketua Persatuan Lawn...

Ketua PELTI Kalbar Erlina Norsan memberikan arahan kepada pengurus, pelatih, dan atlet saat pembinaan tenis di Lapangan Tenis Sukadana, Kayong Utara.

Erlina Norsan Ajak Perempuan Jadi Garda Terdepan Tanamkan Nilai Agama dalam Keluarga

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Ketua Tim Penggerak...

Ketua TP PKK Kalbar Erlina Norsan menyampaikan ajakan kepada perempuan untuk memperkuat penanaman nilai agama dalam keluarga saat kajian di Masjid Oesman Al-Khair, Kayong Utara.

TP PKK Kalbar Tinjau Layanan Gratis NIB, Sertifikat Halal, dan QRIS untuk UMKM di Kayong Utara

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Ketua Tim Penggerak...

Ketua TP PKK Kalbar Erlina Norsan meninjau layanan gratis NIB, sertifikat halal, dan QRIS bagi pelaku UMKM di Mall Pelayanan Publik Kabupaten Kayong Utara.

Sekda Harisson Tekankan Pentingnya Budaya Hukum Saat Stadium General di UNKRIS

BERIKABARNEWS l BEKASI – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi...

Sekda Kalbar Harisson menghadiri Stadium General Fakultas Hukum UNKRIS di Bekasi bersama Wakil Menteri Otto Hasibuan.

Tekan Inflasi, Pemprov Kalbar Hadirkan Gerakan Pasar Murah di Kayong Utara

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Pemerintah Provinsi Kalimantan...

Gubernur Kalbar Ria Norsan membuka Gerakan Pasar Murah di Pasar Rakyat Kayong Utara untuk membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga terjangkau.

Gemarikan dan Bunda PAUD Jadi Fokus Erlina Norsan Wujudkan Generasi Emas 2045

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Ketua TP PKK...

Ketua TP PKK Kalbar Erlina Norsan saat memantau Program Gemarikan dan pembinaan Bunda PAUD di Pantai Pulau Datok, Kabupaten Kayong Utara.

berita terkini