BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Pemerintah Kota Singkawang terus memperkuat langkah strategis dalam mendorong investasi daerah melalui kerja sama lintas negara. Salah satunya dengan menjalin kemitraan bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching.
Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, menerima langsung kunjungan Abdullah Zulkifli di Kantor Wali Kota Singkawang, Selasa (7/4/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara Indonesia dan Malaysia, khususnya wilayah Sarawak, dalam rangka membuka peluang investasi yang lebih luas.
Muhammadin menegaskan bahwa kerja sama lintas negara menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing daerah, terutama di tengah persaingan global saat ini.
“Kami ingin membuka peluang investasi seluas-luasnya. Kerja sama ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Singkawang,” ujarnya.
Selain investasi, kerja sama ini juga mencakup sektor perdagangan dan pariwisata yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan bersama.
Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, mulai dari Sekretaris Daerah hingga kepala dinas terkait seperti Pariwisata, Perdagangan, dan Pertanian. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan keseriusan Pemkot Singkawang dalam mengoptimalkan peluang kerja sama internasional.
Baca Juga : RSUD Pontianak Utara Tingkatkan Pelayanan dan Kepuasan Masyarakat
Langkah ini sejalan dengan capaian positif ekonomi Singkawang yang terus menunjukkan tren meningkat. Sepanjang 2025, Singkawang mencatatkan realisasi investasi tertinggi sepanjang sejarah, didukung oleh kemudahan perizinan, infrastruktur yang semakin baik, serta meningkatnya kepercayaan investor.
Pemerintah Kota Singkawang pun berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menyederhanakan birokrasi guna menarik lebih banyak investor, khususnya dari negara tetangga.
Dengan kerja sama yang semakin erat bersama KJRI Kuching, Singkawang optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai kawasan strategis dan pintu gerbang ekonomi di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.*
Sumber :
Prokopim Singkawang
