Pasca Idulfitri, Stok Pangan Pontianak Aman dan Harga Mulai Turun

Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah bersama Tim Satgas Pangan Kota Pontianak menggelar sidak harga komoditas pangan di Pasar Flamboyan.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak memastikan ketersediaan bahan pangan pasca Idulfitri tetap aman dengan harga yang relatif terkendali.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, usai melakukan pemantauan langsung di Pasar Flamboyan dan salah satu ritel modern di kawasan Jalan Gajah Mada, Rabu (15/4/2026).

Menurutnya, pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kesesuaian data di lapangan sekaligus menjaga stabilitas harga dan pasokan barang kebutuhan pokok.

“Dari hasil pemeriksaan langsung, ketersediaan barang terjamin. Kami juga melakukan cross-check di pasar tradisional dan ritel modern, hasilnya stok aman dan tidak ada pembatasan pembelian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tren harga beberapa pekan setelah Idulfitri menunjukkan penurunan. Komoditas seperti ikan dan telur mengalami penurunan harga, sementara bawang merah, bawang putih, dan kentang cenderung stabil.

Meski begitu, terdapat sedikit kenaikan pada beras premium, sekitar Rp1.000 per 20 kilogram. Namun, kenaikan tersebut masih dalam batas wajar dan tidak berdampak signifikan.

Amirullah menambahkan, fluktuasi harga dipengaruhi sejumlah faktor eksternal, termasuk kenaikan harga kemasan plastik yang mencapai 30 hingga 90 persen. Hal ini berdampak pada produk yang menggunakan kemasan, seperti beras.

Kendati demikian, ia memastikan harga kebutuhan pokok yang memiliki acuan pemerintah, seperti beras dan minyak goreng, tetap stabil dan tersedia di pasaran.

Baca Juga : 240 Pejabat Fungsional Dilantik, Sekda Amirullah Tekankan Disiplin dan Kinerja ASN

Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja sesuai kebutuhan. Panic buying justru bisa memicu kenaikan harga,” tegasnya.

Selain memantau harga dan stok, Satgas Pangan turut melakukan pengawasan terhadap perlindungan konsumen, termasuk pemeriksaan timbangan pedagang di pasar tradisional.

“Hampir semua timbangan masih dalam kondisi baik dan tersegel. Ada satu yang sudah tua, langsung kami imbau untuk diganti agar tidak merugikan konsumen,” jelasnya.

Pemkot Pontianak melalui Satgas Pangan berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan rutin guna menjaga stabilitas harga serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi pasca Idulfitri.*

Lahan Gambut 22 Hektare Terbakar, Karhutla Singkawang Masuki Hari ke-11

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Kebakaran hutan dan lahan...

Tim gabungan melakukan pemadaman karhutla di lahan gambut Jalan Senen, Sungai Rasau, Singkawang Utara. (Foto: Res-skw)

Jukir Liar di PSP Kebon Sayoek Ditertibkan, Bawa Sajam dan Miras

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Tim gabungan menertibkan seorang...

Tim gabungan menertibkan juru parkir liar yang diduga mengganggu kenyamanan pengunjung di kawasan PSP Kebon Sayoek, Pontianak.

Sekda Pontianak Minta OPD Tingkatkan Kematangan Organisasi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sekretaris Daerah Kota Pontianak...

Sekda Kota Pontianak Amirullah membuka Sosialisasi Bimbingan Teknis Penilaian Tingkat Kematangan Perangkat Daerah.

Perwira Seskoal Pelajari Strategi Penanganan Karhutla Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 112 Perwira Siswa...

Perwira Siswa Seskoal Angkatan ke-66 mengikuti KKDN tentang penanganan karhutla di Pontianak.

ASN Kini Dituntut Profesional dan Berorientasi pada Pelayanan Publik

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sekretaris Daerah Kota Pontianak...

Sekda Pontianak Amirullah saat menjadi pemateri Career Readiness Bootcamp Universitas Tanjungpura, Selasa (1/9/2026).

Ketua TP PKK Pontianak Ajak Pengurus Lebih Dekat dengan Masyarakat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Ketua TP PKK Kota...

Ketua TP PKK Pontianak Yanieta Arbiastutie menghadiri Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Kota Pontianakdi Aula Keriang Bandong, Gedung Bank Indonesia Kalbar, Selasa (1/9/2026).

berita terkini