BERIKABARNEWS l PONTIANAK — Pemerintah Kota Pontianak melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 240 pejabat fungsional melalui mekanisme pengangkatan pertama dan perpindahan jabatan. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula SSA dan dihadiri jajaran pimpinan perangkat daerah.
Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, menyampaikan pesan pimpinan agar seluruh pejabat yang dilantik memahami serta menghayati sumpah jabatan sebagai landasan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN).
“Pahami dan hayati sumpah jabatan. Itu menjadi titik awal dalam menjalankan amanah sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” ujarnya mewakili Wali Kota Pontianak, Selasa (14/4/2026).
Dari total pejabat yang dilantik, sebagian besar berasal dari tenaga teknis kesehatan. Selain itu, terdapat pula pejabat dari bidang perpustakaan, ahli dan penata komputer, serta tenaga medis, termasuk tujuh dokter umum dan tiga dokter gigi.
Amirullah menegaskan pentingnya menjaga kepercayaan yang telah diberikan dengan menjalankan tugas sesuai fungsi dan ketentuan yang berlaku. Ia menekankan bahwa disiplin merupakan hal mendasar yang harus dimiliki setiap ASN.
“Disiplin mencakup kepatuhan terhadap jam kerja, penyelesaian tugas, hingga aturan berpakaian. Semua sudah diatur dan wajib dipatuhi,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pelanggaran disiplin, khususnya terkait kehadiran, dapat berujung pada sanksi tegas. Karena itu, ASN diminta tidak mengabaikan aturan yang telah ditetapkan.
Baca Juga : Wali Kota Edi Dorong Penguatan SAKIP untuk Tingkatkan Akuntabilitas Kinerja

Selain disiplin, peningkatan kompetensi dan kinerja juga menjadi perhatian utama. Ia mendorong pejabat fungsional untuk menunjukkan prestasi sejak awal masa kerja dan terus mengembangkan kemampuan diri.
“Jadilah ASN yang memiliki kontribusi nyata. Hasil kerja harus berdampak dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Menurutnya, peningkatan kapasitas dapat dilakukan melalui penguasaan ilmu pengetahuan, keterampilan teknis, serta kemampuan tambahan seperti bahasa asing guna meningkatkan daya saing.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan peran ASN sebagai perekat bangsa. Pelayanan publik harus diberikan secara adil tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun golongan.
“Semua warga berhak mendapatkan pelayanan yang sama. Dengan pelayanan yang adil dan profesional, kepercayaan masyarakat akan meningkat,” jelasnya.
Ia berharap kehadiran pejabat fungsional yang baru dilantik mampu memperkuat kinerja Pemerintah Kota Pontianak serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor.
“Selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik. Jadilah ASN yang membanggakan dan berkontribusi bagi kemajuan Kota Pontianak,” tutupnya.*
