BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Penguatan wilayah perbatasan di Kalimantan Barat kini mengedepankan kombinasi teknologi dan pendekatan sosial. Pemerintah Provinsi Kalbar bersama TNI Angkatan Darat sepakat menjadikan pemanfaatan drone dan peran organisasi kemasyarakatan (ormas) sebagai strategi utama menjaga kedaulatan sekaligus stabilitas daerah.
Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan dan Mayjen TNI Jamallulael di Pontianak, Rabu (22/4/2026).
Dalam pertemuan itu, salah satu fokus utama adalah optimalisasi pengawasan wilayah perbatasan menggunakan teknologi drone. Teknologi ini dinilai mampu meningkatkan efektivitas pemantauan aktivitas ilegal secara cepat, akurat, dan real-time, terutama di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang.
Menurut Krisantus, penggunaan teknologi merupakan langkah strategis dalam menjaga kedaulatan wilayah. Namun, ia menegaskan bahwa penguatan perbatasan tidak bisa hanya bergantung pada teknologi.
“Penguatan ketahanan wilayah juga harus menyentuh masyarakat. Sinergi antara pemerintah dan TNI perlu diperkuat hingga ke tingkat akar rumput,” ujarnya.
Selain pengawasan berbasis teknologi, peran ormas juga menjadi perhatian penting. Di tengah keberagaman suku dan budaya, ormas dinilai memiliki posisi strategis dalam menjaga harmoni sosial di Kalimantan Barat.
Baca Juga : Singkawang Tuan Rumah FORPROV II 2026, Harisson: Jadikan Olahraga Gaya Hidup
Krisantus menilai, melalui pembinaan berbasis sosial dan budaya, ormas dapat berperan aktif dalam berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pendekatan ini diharapkan mampu menjadikan keberagaman sebagai kekuatan, bukan potensi konflik.
Pertemuan tersebut juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendukung pembangunan yang inklusif.
Ke depan, Kalimantan Barat diharapkan tidak hanya kuat dalam pengawasan perbatasan melalui teknologi drone, tetapi juga kokoh secara sosial berkat peran aktif masyarakat dalam menjaga persatuan dan mendorong kesejahteraan bersama.*
