Tembus Rp2,2 Triliun, Ekspor Alumina Pontianak Kembali Menggeliat

Pelepasan ekspor Alumina Hydroxide dan Alumina Oxide di Pelabuhan Dwikora Pontianak.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Aktivitas ekspor Alumina Hydroxide dan Alumina Oxide melalui Pelabuhan Dwikora Pontianak kembali menggeliat setelah sebelumnya sempat terhenti. Pelepasan ekspor perdana dipimpin Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman bersama Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan, Jumat (7/8/2026).

Kembali berjalannya ekspor tersebut menandai berakhirnya hambatan penafsiran regulasi terkait Logam Tanah Jarang (LTJ) yang sebelumnya berdampak pada pengiriman mineral dari Kalimantan Barat.

Normalisasi ekspor membuat aktivitas kapal pengangkut komoditas mineral kembali bergerak. Lebih dari 100 kapal kembali beroperasi dengan total muatan sekitar 400 ribu ton Alumina Hydroxide dan Alumina Oxide.

Dari aktivitas ekspor tersebut, nilai devisa yang dihasilkan mencapai US$124 juta atau sekitar Rp2,2 triliun.

Kembali beroperasinya ekspor alumina dinilai penting bagi keberlangsungan industri pengolahan mineral sekaligus menjaga ribuan lapangan kerja di Kalimantan Barat.

Baca Juga : Wagub Kalbar Sambut KSP Dudung, Hilirisasi Bauksit Jadi Sorotan

Meski menyambut baik kembali normalnya ekspor, Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan mengingatkan masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu segera ditangani untuk menjaga kelancaran arus barang.

Salah satunya adalah pendangkalan di alur Sungai Kapuas, terutama kawasan muara. Kondisi tersebut dapat menghambat pelayaran kapal berkapasitas besar yang membawa komoditas ekspor.

Krisantus mendorong percepatan pengerukan Sungai Kapuas agar aktivitas pelayaran dan ekspor tidak kembali menghadapi kendala.

Selain persoalan alur sungai, Pemprov Kalbar juga mendorong optimalisasi Pelabuhan Kijing sebagai pelabuhan berstandar internasional.

Baca Juga : Pemprov Kalbar dan BNPB Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla

Pemerintah daerah turut menyoroti pentingnya penataan regulasi pertambangan emas untuk memperbaiki tata kelola serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan penerimaan negara.

“Hari ini kita kembali mengekspor. Namun saya juga menyampaikan bahwa alur Sungai Kapuas di Muara Kapuas mengalami pendangkalan. Persoalan ini harus segera dicarikan solusi agar pengerukan dapat dilaksanakan secepatnya sehingga aktivitas ekspor tidak lagi terkendala,” tegas Krisantus.

Kembali menggeliatnya ekspor Alumina Hydroxide dan Alumina Oxide melalui Pelabuhan Dwikora Pontianak diharapkan memperkuat industri pengolahan mineral sekaligus meningkatkan kontribusi Kalimantan Barat terhadap perekonomian nasional.*

Wagub Kalbar Sambut KSP Dudung, Hilirisasi Bauksit Jadi Sorotan

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan...

Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan menyambut KSP Dudung Abdurachman di Bandara Pemprov Kalbar.

Pemprov Kalbar dan BNPB Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan...

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan mengikuti rapat koordinasi pengendalian karhutla bersama Kepala BNPB di Posko Utama Karhutla Lanud Supadio, Kabupaten Kubu Raya.

Gubernur Ria Norsan Terima PERHIPTANI Kalbar, Fokus Perkuat Penyuluh dan Petani

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menerima audiensi Pengurus PERHIPTANI Kalbar di Kantor Gubernur untuk membahas penguatan penyuluh pertanian dan kesejahteraan petani.

Wagub Krisantus Ajak ASN Bantu Penuhi Kebutuhan Darah di Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat...

Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan meninjau kegiatan donor darah ASN di BPSDM Provinsi Kalbar untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah.

Pemprov Kalbar Percepat Pengerukan Alur Sungai Kapuas Demi Kelancaran Logistik

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan...

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan memimpin rapat koordinasi percepatan pengerukan alur pelayaran Sungai Kapuas di Kubu Raya.

Gubernur Ria Norsan Bekali 27 CPNS IPDN, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan memberikan pembekalan kepada 27 CPNS lulusan IPDN Angkatan XXXIII di Kantor Gubernur Kalbar.

berita terkini