BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Api membakar sekitar 6 hektare lahan di kawasan dekat Perumahan Seruat Mansion, Jalan Angkasa Pura, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.
Kebakaran lahan tersebut pertama kali diketahui Tim Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) Polres Kubu Raya saat melakukan patroli. Petugas langsung melakukan penanganan awal untuk mencegah kobaran api meluas.
Angin kencang di lokasi membuat api cepat merambat. Tim KRYD kemudian mengerahkan empat mesin Robin, 42 selang, empat nozzle, dan empat selang hisap untuk mendukung proses pemadaman.
Baca Juga : Antisipasi Kekeringan Saat Karhutla, Parit Menuju Embung di Limbung Dibersihkan
Petugas menghadapi sejumlah kendala saat memadamkan api. Selain angin kencang yang mempercepat penyebaran kobaran, lokasi kebakaran juga cukup jauh dari sumber air.
Kondisi tersebut membuat petugas harus mengatur distribusi air secara efektif. Sementara itu, karakteristik lahan gambut menyebabkan bara masih bertahan di dalam tanah dan mengeluarkan asap pekat.
Bara tersebut berpotensi memunculkan kembali titik api sehingga proses pendinginan harus dilakukan secara menyeluruh.
Untuk memperkuat penanganan, Tim KRYD Polres Kubu Raya berkoordinasi dengan BNPB Kubu Raya, BPBD, dan Koramil 05/Sungai Raya.
Tim gabungan melakukan pemadaman sekaligus membuat penyekatan di sekitar area terbakar. Langkah tersebut bertujuan mencegah api merambat ke lahan lain maupun mendekati permukiman warga.
Baca Juga : Waspada Kabut Asap! Udara Kubu Raya Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade, mewakili Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia, mengatakan penyekatan menjadi salah satu langkah penting untuk mengendalikan kebakaran.
“Tim gabungan terus melakukan penyemprotan dan pemadaman, sekaligus penyekatan agar kebakaran tidak meluas ke lahan lain maupun mendekati permukiman masyarakat,” ujar Aiptu Ade, Minggu (9/8/2026).
Petugas gabungan masih bertahan di lokasi untuk melakukan penyiraman dan pendinginan atau cooling down.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan sisa bara benar-benar padam dan mencegah munculnya titik api baru di sekitar lokasi kebakaran. *
