BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Seorang petani bernama Dulhadi ditemukan meninggal dunia di area kebun di Jalan Gunung Bawang, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang, Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 09.45 WIB.
Korban yang merupakan warga Kecamatan Singkawang Tengah itu ditemukan dalam posisi telungkup. Penemuan bermula ketika seorang warga hendak membuang sampah di belakang rumahnya.
Polres Singkawang kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pendalaman untuk mengetahui kronologi lengkap kejadian tersebut.
Saat berada di belakang rumah, saksi melihat Dulhadi tergeletak telungkup di area kebun. Lokasi korban berada sekitar 15 meter dari rumah.
Merasa curiga dengan kondisi tersebut, saksi kemudian memanggil warga lainnya untuk memeriksa korban.
Baca Juga : Adu Banteng Dua Truk di Kubu Raya, Dua Orang Luka
Warga yang mendatangi lokasi mendapati tubuh Dulhadi sudah dalam kondisi kaku dan tidak bergerak. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada kepolisian melalui layanan Hotline 110.
Setelah menerima laporan, tim gabungan Polres Singkawang mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah TKP.
Tim tersebut terdiri dari Pamapta Regu I Polres Singkawang, Polsek Singkawang Barat, Satreskrim, Satintelkam, Satsamapta, serta Tim Identifikasi Satreskrim Polres Singkawang.
Dari pemeriksaan fisik awal di lokasi, polisi tidak menemukan tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban.
Kasihumas Polres Singkawang IPTU Hidayatno mengatakan, Dulhadi telah cukup lama menggarap lahan tempat dirinya ditemukan.
Berdasarkan keterangan pemilik tanah, korban diketahui sudah menumpang mengolah lahan kebun tersebut sejak 2020.
Baca Juga : Pria 27 Tahun Ditemukan Meninggal di Toilet Rumah Pelangi Kubu Raya
Usai olah TKP, petugas mengevakuasi jenazah Dulhadi ke RSUD Abdul Aziz Singkawang.
Jenazah selanjutnya menjalani pemeriksaan medis untuk mengetahui kondisi korban, termasuk proses Visum et Repertum (VER).
Sementara itu, polisi masih mengumpulkan keterangan tambahan untuk mendapatkan gambaran lengkap mengenai kejadian tersebut.
“Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap terkait kejadian tersebut. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan proses penanganan sepenuhnya kepada pihak berwenang,” kata IPTU Hidayatno.*
