Gubernur Ria Norsan Sampaikan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026, Pendapatan Kalbar Naik Rp5,76 Triliun

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan perubahan KUA-PPAS APBD 2026 dalam rapat paripurna DPRD Kalbar.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan Nota Penjelasan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kalbar, Senin (10/8/2026).

Perubahan anggaran tersebut disusun untuk menyesuaikan kondisi fiskal daerah sekaligus mempercepat pelaksanaan program prioritas pembangunan pada tahun kedua RPJMD Kalbar 2025–2029.

Dalam penyampaiannya, Ria Norsan mengatakan kondisi ekonomi Kalimantan Barat menunjukkan perkembangan positif. Pertumbuhan ekonomi Kalbar pada triwulan II 2026 tercatat mencapai 5,61 persen.

Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Terima PERHIPTANI Kalbar, Fokus Perkuat Penyuluh dan Petani

Dalam perubahan postur APBD 2026, target pendapatan daerah Kalbar ditetapkan sebesar Rp5,76 triliun. Sementara itu, alokasi belanja daerah disesuaikan menjadi Rp6,21 triliun.

Belanja daerah diarahkan untuk memenuhi mandatory spending pelayanan dasar serta mendukung pemenuhan enam Standar Pelayanan Minimum (SPM) pada urusan wajib pemerintahan.

Selain belanja, Pemprov Kalbar juga menyiapkan kebijakan pembiayaan berupa penyertaan modal sebesar Rp50 miliar kepada PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar).

Penyertaan modal tersebut ditujukan untuk memperkuat ketahanan industri keuangan daerah sekaligus mendukung dunia usaha di Kalimantan Barat.

Baca Juga : Pemprov Kalbar Buka Beasiswa Non-Akademik 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Ria Norsan mengapresiasi peran DPRD Kalbar dalam mengawal proses penganggaran agar tetap transparan dan akuntabel.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD diperlukan agar anggaran dapat diarahkan secara optimal untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Keberhasilan pelaksanaan program pembangunan sangat bergantung pada komitmen, kolaborasi, dan keharmonisan antara unsur eksekutif dan legislatif. Mari kita bersama-sama memastikan bahwa anggaran daerah digunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat,” ujar Ria Norsan.*

Sepekan Festival Museum 2026 Buka 4 Lomba, Hadiah Puluhan Juta

BERIKABARNEWS l PONTIANAK — UPT Museum Provinsi Kalimantan...

Poster Sepekan Festival Museum 2026 Kalimantan Barat. (Foto: instagram.com/museum_kalbar)

Milangkala ke-67, Paguyuban Sunda S4 Kalbar Perkuat Silaturahmi dan Bantu Korban Karhutla

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Paguyuban Sunda S4 (Simpay...

Paguyuban Sunda S4 Kalbar memperingati 67 tahun perjalanan dengan menjaga budaya Sunda, memperkuat silaturahmi, serta membangun persaudaraan lintas etnis.

Pemprov Kalbar Raih Penghargaan TPID Provinsi Terbaik 2026

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Pemprov Kalbar menerima penghargaan TPID Provinsi Berkinerja Terbaik 2026 di Jakarta.

Wagub Krisantus Tegaskan Langkah Konkret Atasi Karhutla dan Air Payau

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan memimpin rapat koordinasi mitigasi karhutla.

Wagub Krisantus Dorong Peran Strategis KADIN Kalbar Gerakkan Ekonomi Daerah

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan...

Wagub Krisantus Kurniawan menghadiri Rapimprov KADIN Kalbar 2026 di Kubu Raya.

Wagub Krisantus Dorong Koperasi Merah Putih Kalbar Terintegrasi dengan Ekonomi Warga

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat...

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan membuka Rakor Verifikasi dan Validasi Koperasi Merah Putih di di Hotel Golden Tulip Pontianak, Rabu (23/9/2026).

berita terkini