Hotspot Kalbar Turun Jadi 28 Titik, Menhut Ingatkan Jangan Lengah

Menhut Raja Juli Antoni dan Gubernur Kalbar Ria Norsan meninjau lokasi karhutla di Desa Rasau Jaya 3, Kubu Raya.

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Jumlah titik panas atau hotspot di Kalimantan Barat turun drastis menjadi 28 titik. Meski demikian, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengingatkan seluruh pihak agar tetap waspada karena bara di lahan gambut masih berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Raja Juli bersama Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meninjau langsung lokasi karhutla di Desa Rasau Jaya 3, Kabupaten Kubu Raya, Senin (24/8/2026).

Setelah peninjauan, keduanya memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Karhutla di Kantor Daops Manggala Agni. Rakor tersebut digelar untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi puncak musim kemarau dan potensi fenomena El Nino pada September mendatang.

Baca Juga : Karhutla Kubu Raya Membara, Menhut dan Gubernur Kalbar Perkuat Penanganan

Berdasarkan data SiPongi Kementerian Kehutanan hingga Minggu (23/8/2026) malam, hotspot di Kalimantan Barat berhasil ditekan dari ribuan titik menjadi 28 titik.

Namun, penurunan tersebut belum membuat pemerintah lengah. Saat meninjau lokasi karhutla di Kubu Raya, api di permukaan memang terlihat sudah padam. Akan tetapi, asap masih mengepul dari lahan akibat bara yang berada di bawah permukaan tanah gambut.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penanganan karhutla masih membutuhkan kesiapsiagaan, terutama di tengah cuaca yang kering.

Baca Juga : Polri Ungkap 89 Kasus Karhutla, 72 Orang Jadi Tersangka

Untuk memperkuat penanganan karhutla, Kementerian Kehutanan mengerahkan tambahan sekitar 700 personel dari Polisi Kehutanan dan UPT Kemenhut di Kalimantan Barat.

Penambahan tersebut merupakan bagian dari total 2.200 personel yang disebar ke berbagai wilayah di Kalimantan.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sebelumnya telah mengerahkan sekitar 4.138 personel gabungan dari TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, dan masyarakat.

Penanganan juga diperkuat melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dilakukan bersama BNPB dan BMKG untuk memicu hujan di wilayah rawan karhutla.

Upaya tersebut dilakukan karena sejumlah wilayah mengalami hari tanpa hujan dalam waktu cukup panjang. Ketapang tercatat mengalami 54 hari tanpa hujan, sedangkan Kubu Raya mencapai 42 hari.

Baca Juga : Asap Masih Mengepul, Prabowo Turun ke Lokasi Karhutla Kubu Raya

Selain pemadaman dan pencegahan, penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan terus dilakukan.

Polda Kalimantan Barat hingga kini telah memproses 22 kasus karhutla. Pemerintah menegaskan tidak akan memberikan toleransi kepada pihak yang sengaja membuka lahan dengan cara membakar.

Penindakan hukum akan dilakukan terhadap pelaku perorangan maupun korporasi yang terbukti terlibat dalam pembakaran lahan.

Pemerintah pusat dan daerah juga terus memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mencegah karhutla meluas serta melindungi masyarakat dari ancaman kabut asap.*

Ria Norsan Minta APPSI Kalbar Bangun Perdagangan Sehat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menghadiri pengukuhan pengurus DPW dan DPD APPSI se-Kalbar di Hotel Alimoer, Sabtu (10/10/2026), sekaligus mendorong terciptanya perdagangan yang sehat dan berkelanjutan.

Gubernur Ria Norsan Dorong MPI Kalbar Perkuat Program Sosial

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah Matahari Pagi Indonesia (MPI) Kalbar yang dipimpin Ageng Novly Satriadi di Pendopo Gubernur Kalbar, Pontianak, Sabtu (10/10/2026).

Gubernur Ria Norsan Ajak Jemaah Haji Kalbar Jaga Kemabruran

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menghadiri Pengajian Akbar Jemaah Haji Kalbar di Masjid Raya Mujahidin, Pontianak, Jumat (9/10/2026).

Kalbar Masuk 10 Besar Kandidat Jamsostek Awards 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menerima laporan kelolosan Kalbar sebagai salah satu dari 10 kandidat provinsi pada tahap wawancara Jamsostek Awards 2026 di ruang kerjanya, Pontianak.

Erlina Norsan Targetkan Fasilitas Tenis Mempawah Lebih Modern

BERIKABARNEWS l MEMPAWAH – Ketua Umum Pengurus Provinsi...

Ketua Umum Pengprov PELTI Kalbar Erlina Norsan meninjau kegiatan pembinaan atlet tenis di Lapangan Tenis PELTI Mempawah sekaligus menyampaikan rencana pembangunan dua lapangan tenis indoor, Kamis (8/10/2026).

Danlanud Supadio Berganti Tugas, Gubernur Ria Norsan Sampaikan Terima Kasih

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menerima kunjungan pamit Danlanud Supadio Marsma TNI Sidik Setiyono di ruang kerjanya, Pontianak, Jumat (9/10/2026).

berita terkini