Google Perluas Gemini Enterprise dengan AI Khusus untuk Industri Hukum

Ilustrasi Gemini Enterprise for Legal, AI Google khusus untuk industri hukum. (Foto: unsplash.com/@rubaitulazad)

BERIKABARNEWS l – Google memperluas layanan kecerdasan buatan Gemini Enterprise dengan meluncurkan solusi AI khusus untuk industri hukum, Gemini Enterprise for Legal, Selasa (25/8/2026).

Platform ini dirancang untuk membantu pengacara dan firma hukum menangani pekerjaan rutin hingga tugas yang lebih kompleks. Dengan dukungan AI, para profesional hukum diharapkan dapat lebih fokus pada pekerjaan bernilai tinggi dengan tetap memperhatikan keamanan dan kerahasiaan data.

Gemini Enterprise for Legal dapat terintegrasi secara aman dengan sejumlah platform teknologi hukum, termasuk Thomson Reuters, Harvey, dan LexisNexis.

Google juga melengkapi layanan tersebut dengan plug-in baru dan sejumlah agen AI yang dapat membantu menangani pekerjaan administratif serta tugas hukum tertentu tanpa memerlukan pengawasan manusia secara intensif.

Baca Juga : Terungkap! Donald Trump Beli Saham SpaceX pada Juni 2026

Director Product Google Cloud, Amrita Mehrok, mengatakan platform ini memberikan fleksibilitas kepada firma hukum dalam memilih model AI sesuai kebutuhan operasional.

Selain memperluas Gemini Enterprise untuk industri hukum, Google juga memperkenalkan perangkat AI khusus bagi sektor jasa keuangan. Perusahaan berencana meluncurkan solusi serupa untuk industri lainnya secara bertahap.

Peluncuran Gemini Enterprise for Legal dilakukan di tengah meningkatnya penggunaan AI generatif di industri hukum. Teknologi tersebut kini dimanfaatkan untuk riset, penyusunan dokumen, hingga pengelolaan klien.

Laporan Deloitte tahun 2026 menunjukkan firma hukum semakin besar berinvestasi dalam penerapan teknologi berbasis AI.

Persaingan di sektor ini pun semakin ketat. Anthropic terus memperluas layanan bisnisnya, sementara Thomson Reuters baru meluncurkan model bahasa besar atau large language model (LLM) proprietary bernama Thomson 1.0 yang dilatih menggunakan basis data riset hukum miliknya.

Baca Juga : China Makin Dekat dengan SpaceX, Zhuque-3 Sukses Mendarat

Dalam pengembangan Gemini Enterprise for Legal, Google menjalin kerja sama dengan sejumlah firma hukum terkemuka dunia, di antaranya Weil Gotshal, Cleary Gottlieb, Freshfields, dan Williams & Connolly.

Co-managing Partner Weil Gotshal, Jonathon Soler, mengatakan klien kini semakin mengharapkan pengacara memanfaatkan efisiensi yang ditawarkan teknologi AI.

Sementara itu, Managing Partner Cleary Gottlieb, Jeffrey Karpf, menilai kolaborasi tersebut memungkinkan praktisi hukum terlibat langsung dalam pengembangan alat AI yang relevan dengan kebutuhan industri.*

AI Claude Kirim Laporan Pembunuhan Palsu ke Situs Polisi AS

BERIKABARNEWS l – Perusahaan kecerdasan buatan (AI) Anthropic...

Ilustrasi kecerdasan buatan Claude milik Anthropic yang menjadi sorotan setelah mengirim laporan pembunuhan palsu ke situs Kepolisian Philadelphia, Amerika Serikat. (Foto: instagram.com/claudeai)

Agen AI Jadi Perhatian FTC, OpenAI hingga Anthropic Diselidiki

BERIKABARNEWS l – Teknologi agen kecerdasan buatan atau...

Ilustrasi - teknologi agen kecerdasan buatan (AI) yang menjadi perhatian FTC dalam penyelidikan terhadap OpenAI dan Anthropic. (foto: unsplash.com/@prestige666)

28 Tahun Google, Dari BackRub hingga Jadi Raksasa Teknologi Dunia

BERIKABARNEWS l – Google memperingati ulang tahun ke-28...

Google Doodle memperingati ulang tahun Google ke-28. (Google)

OpenAI Hentikan Sementara Pelatihan Model AI Terbaru

BERIKABARNEWS l – OpenAI menghentikan sementara pelatihan model...

OpenAI menghentikan sementara pelatihan model AI terbaru. (Foto: unsplash.com/@boliviainteligente)

Anthropic Perbarui Claude, Chat dan Cowork Kini Jadi Satu

BERIKABARNEWS l – Anthropic memperbarui asisten kecerdasan buatannya,...

Anthropic memperbarui Claude dengan menggabungkan fitur Chat dan Cowork dalam satu antarmuka. (Foto: Claude)

Meta One Resmi Hadir, Apa Saja Fitur AI yang Bisa Dinikmati Pengguna?

BERIKABARNEWS l – Meta Platforms resmi meluncurkan layanan...

Meta One menghadirkan lebih dari 50 fitur AI untuk pengguna Instagram, Facebook, dan WhatsApp. (Foto: Meta)

berita terkini