China Makin Dekat dengan SpaceX, Zhuque-3 Sukses Mendarat

Roket Zhuque-3 milik LandSpace berhasil mendaratkan booster tahap pertama di Provinsi Gansu, China. (Foto: x.com/globaltimesnews)

BERIKABARNEWS l – China mencatat kemajuan dalam pengembangan roket yang dapat digunakan kembali (reusable rocket). Perusahaan antariksa LandSpace berhasil mendaratkan booster tahap pertama roket Zhuque-3 pada Rabu (19/8/2026).

Keberhasilan tersebut menempatkan LandSpace sejajar dengan SpaceX dan Blue Origin sebagai perusahaan swasta yang berhasil mendaratkan booster roket kelas orbital.

Zhuque-3 memiliki tinggi 66,1 meter dan diluncurkan dari Dongfeng Commercial Space Innovation Pilot Zone di wilayah barat laut China. Setelah menjalankan misinya, booster yang ditenagai sembilan mesin itu kembali dan mendarat di Provinsi Gansu, sekitar 390 kilometer dari lokasi peluncuran.

Baca Juga : ChatGPT untuk Remaja Resmi Diperkuat, Orang Tua Bisa Pantau Risiko Keselamatan

Zhuque-3 menjadi salah satu proyek industri antariksa China untuk menandingi kemampuan roket Falcon 9 milik SpaceX.

Roket tersebut menggunakan material stainless steel yang memiliki ketahanan panas lebih tinggi dan biaya produksi lebih rendah dibandingkan paduan aluminium-litium. Zhuque-3 juga memakai bahan bakar metana dan oksigen cair yang menghasilkan pembakaran lebih bersih.

Dari sisi kapasitas, roket ini dirancang membawa muatan hingga 14,2 metrik ton ke orbit rendah Bumi (Low-Earth Orbit/LEO). Booster Zhuque-3 juga dirancang dapat digunakan kembali hingga 20 kali peluncuran.

Baca Juga : Nvidia Amankan 8 GW untuk OpenAI, Proyek Pusat Data Dimulai di Ohio

Pendaratan Zhuque-3 menjadi catatan penting bagi industri antariksa China. Keberhasilan tersebut merupakan pendaratan booster roket orbital secara leg-landed di darat yang sukses dilakukan perusahaan asal China.

LandSpace berencana kembali menggunakan booster yang telah dipulihkan tersebut dalam peluncuran berikutnya dalam waktu enam bulan ke depan.

Keberhasilan ini juga menjadi modal bagi rencana bisnis LandSpace. Perusahaan tengah mempersiapkan penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) di STAR Market Shanghai dengan target dana hingga 7,5 miliar yuan atau sekitar US$1,11 miliar.

Dana tersebut ditargetkan membantu LandSpace mencapai keuntungan komersial pada 2029.*

Agen AI Jadi Perhatian FTC, OpenAI hingga Anthropic Diselidiki

BERIKABARNEWS l – Teknologi agen kecerdasan buatan atau...

Ilustrasi - teknologi agen kecerdasan buatan (AI) yang menjadi perhatian FTC dalam penyelidikan terhadap OpenAI dan Anthropic. (foto: unsplash.com/@prestige666)

28 Tahun Google, Dari BackRub hingga Jadi Raksasa Teknologi Dunia

BERIKABARNEWS l – Google memperingati ulang tahun ke-28...

Google Doodle memperingati ulang tahun Google ke-28. (Google)

OpenAI Hentikan Sementara Pelatihan Model AI Terbaru

BERIKABARNEWS l – OpenAI menghentikan sementara pelatihan model...

OpenAI menghentikan sementara pelatihan model AI terbaru. (Foto: unsplash.com/@boliviainteligente)

Anthropic Perbarui Claude, Chat dan Cowork Kini Jadi Satu

BERIKABARNEWS l – Anthropic memperbarui asisten kecerdasan buatannya,...

Anthropic memperbarui Claude dengan menggabungkan fitur Chat dan Cowork dalam satu antarmuka. (Foto: Claude)

Meta One Resmi Hadir, Apa Saja Fitur AI yang Bisa Dinikmati Pengguna?

BERIKABARNEWS l – Meta Platforms resmi meluncurkan layanan...

Meta One menghadirkan lebih dari 50 fitur AI untuk pengguna Instagram, Facebook, dan WhatsApp. (Foto: Meta)

Anthropic Kejar IPO Fantastis, Nvidia Berpotensi Jadi Investor Jangkar

BERIKABARNEWS l – Startup kecerdasan buatan (AI) Anthropic...

Anthropic dikabarkan menyiapkan IPO dengan Nvidia sebagai investor jangkar. (x.com/AnthropicAI)

berita terkini