Penerbangan di Bandara Supadio Terganggu Asap Karhutla

Kabut asap karhutla mengganggu penerbangan di Bandara Supadio Kubu Raya. (Foto: Tangkapan layar youtube.com/@metrotvnews)

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA — Penerbangan di Bandara Internasional Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, kembali terganggu akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Jarak pandang (visibility) sempat turun hingga 200 meter sehingga aktivitas lepas landas dan pendaratan pesawat harus disesuaikan demi keselamatan penerbangan.

Pjs General Manager sekaligus Manajer Operasi Bandara Internasional Supadio, Mohamad Arifin, mengatakan jarak pandang dalam sepekan terakhir mengalami fluktuasi dan beberapa kali berada di bawah standar aman operasional.

Berdasarkan data BMKG Stasiun Meteorologi Supadio, jarak pandang pada pagi dan sore hari kerap di bawah 1.000 meter. Kondisi membaik hingga lebih dari 2.000 meter pada siang hari. Dampaknya, 10 penerbangan kedatangan dan keberangkatan mengalami penyesuaian jadwal pada Senin (31/8/2026).

Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Turun ke Lapangan Tinjau Karhutla

Pada Rabu (2/9/2026), jarak pandang memburuk hingga 200 meter. Pesawat Garuda Indonesia GA500 rute Jakarta-Pontianak tidak dapat mendarat dan melakukan Return to Base (RTB) ke Bandara Soekarno-Hatta.

Corporate Communications Division Head PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Dicky Irchamsyah, membenarkan penyesuaian operasional tersebut.

“Penerbangan GA500 Jakarta–Pontianak pada Rabu (2/9) melakukan penyesuaian operasional sehubungan dengan kondisi cuaca dan jarak pandang di Bandara Supadio yang berada di bawah batas minimum operasional. Penerbangan selanjutnya kembali mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada 10.13 WIB,” terang Dicky.

Setelah kondisi membaik, GA500 kembali terbang dari Jakarta pukul 12.51 WIB dan mendarat dengan selamat di Pontianak pukul 14.25 WIB.

Baca Juga : Asap Karhutla Kepung Habitat, Orangutan Ditemukan Lemas di Kebun Sawit Ketapang

Gangguan akibat kabut asap juga membuat sejumlah penumpang menumpuk di ruang tunggu Bandara Supadio. Sebagian memilih meninggalkan bandara karena belum mendapat kepastian waktu keberangkatan.

Otoritas Bandara Supadio menyatakan operasional penerbangan akan kembali normal setelah jarak pandang stabil dan memenuhi batas aman keselamatan penerbangan.*

Atasi Kelangkaan BBM dan Pemadaman Listrik, Pemprov Kalbar Perkuat Sinergi Pertamina dan PLN

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan memimpin rapat koordinasi bersama Pertamina dan PLN untuk membahas distribusi BBM bersubsidi dan pemadaman listrik di Kalimantan Barat.

Pemprov Kalbar Libatkan 7 Akademisi untuk Cegah Karhutla

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan usai memimpin rapat koordinasi pencegahan dan mitigasi karhutla bersama tujuh akademisi di Kantor Gubernur Kalbar.

ONEderful, Novotel Pontianak Convention Centre Rayakan Satu Tahun Perjalanan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Novotel Pontianak Convention Centre...

Perayaan ulang tahun pertama Novotel Pontianak Convention Centre bertema ONEderful di Lotus Ballroom pada 20 Oktober 2026.

Pemprov Kalbar dan Bank Kalbar Luncurkan Program KUM Peduli untuk UMKM

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menghadiri peresmian program KUM Peduli untuk memperluas akses pembiayaan bagi UMKM di Hotel Mercure Pontianak.

Krisantus Kurniawan Dorong INKANAS Kalbar Cetak Karateka Berprestasi

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Wakil Gubernur Kalimantan Barat...

Krisantus Kurniawan menghadiri penyematan sabuk hitam dan ujian kenaikan tingkat karateka INKANAS Kalbar di Pantai Pak Lotay, Singkawang.

Pesparani Katolik Kalbar Dibuka, Perkuat Iman dan Toleransi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pesta Paduan Suara Gerejani...

Asisten II Sekda Kalbar Heronimus Hero membuka Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Aula Gedung Pasifikus, Pontianak, Jumat (16/10/2026).

berita terkini