BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Senen, Kelurahan Sungai Rasau, Kecamatan Singkawang Utara, Kalimantan Barat, memasuki hari ke-22 pada Jumat (11/9/2026).
Meski kobaran api utama berhasil dipadamkan, tim gabungan masih menemukan sejumlah titik api kecil dan kepulan asap di area lahan gambut. Pemadaman dan pendinginan terus dilakukan untuk mencegah api kembali membesar.
Personel Polsek Singkawang Utara, Koramil 1202-03/Singkawang, Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Sungai Rasau dan Setapuk Kecil, serta staf Kecamatan Singkawang Utara terlibat dalam penanganan karhutla tersebut.
Baca Juga : Lahan Gambut 22 Hektare Terbakar, Karhutla Singkawang Masuki Hari ke-11
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan luas lahan gambut yang terdampak karhutla mencapai sekitar 36,5 hektare. Hingga Jumat, belum terdapat penambahan luas area terbakar.
Lahan yang terbakar merupakan kawasan gambut dengan vegetasi berupa perkebunan sawit, karet, nanas, dan rambutan. Area tersebut juga ditumbuhi ilalang serta semak belukar yang mengering.
Kondisi kemarau dan cuaca terik menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko penyebaran api. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
Keterbatasan sumber air menjadi salah satu kendala utama dalam penanganan karhutla di lokasi tersebut.
Jarak sumber air terdekat dari titik kebakaran berkisar 250 hingga 500 meter. Kondisi ini menyulitkan petugas memenuhi kebutuhan air untuk proses pemadaman dan pendinginan di kawasan gambut.
Baca Juga : KLH Tinjau Karhutla di Arteri Bandara Singkawang
Untuk mengatasi persoalan tersebut, petugas mengerahkan ekskavator milik Pemerintah Kota Singkawang sekitar pukul 09.30 WIB.
Alat berat digunakan untuk membuat kolam penampungan air buatan berukuran 5 x 6 meter dengan kedalaman 3 meter. Kolam dibuat di sejumlah titik dengan jarak sekitar 50 meter untuk mempermudah akses air bagi personel pemadam.
Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung penggunaan mesin pompa air milik Polsek, Polres, dan MPA di lokasi karhutla.
Tim gabungan TNI-Polri bersama MPA dan warga setempat masih melakukan penyisiran serta pendinginan di area terdampak.
Petugas memastikan sisa asap dan titik api kecil terus ditangani agar tidak kembali memicu kebakaran. Personel juga tetap bersiaga sampai kondisi lahan dinyatakan aman dari potensi karhutla susulan.*
