BERIKABARNEWS l BANJARMASIN – Operasi SAR Gabungan mencari korban musibah KMP Virgo Transport 8 memasuki hari ke-14 pada Sabtu (26/9/2026). Hingga pukul 19.00 WITA, sebanyak 172 orang dari total 243 penumpang telah ditemukan.
Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 64 orang meninggal dunia. Sementara itu, 71 penumpang lainnya masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan.
Pencarian terus dilakukan dengan memusatkan operasi pada penyelaman ke badan kapal, penyisiran perairan, evakuasi korban, serta pemutakhiran data secara terintegrasi.
Keselamatan personel tetap menjadi prioritas selama seluruh tahapan pencarian dan evakuasi berlangsung.
Baca Juga : Satu ABK KM Arupadatu 1 Teridentifikasi, Jenazah Surakhman Ditemukan
Selain mengerahkan unsur laut, Tim SAR Gabungan juga memaksimalkan pencarian dari udara dengan menggunakan helikopter milik Basarnas dan TNI Angkatan Laut.
Untuk mendukung operasi tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menyiagakan tiga Kapal Negara (KN), yakni KN Grantin P.211, KN Kunyit, dan KN Miang Besar.
Ketiga kapal itu berkolaborasi dengan KN SAR Pacitan, KN SAR Kamanjaya, KRI GNR 332, serta KRI Sultan Iskandar Muda dalam operasi pencarian korban KMP Virgo Transport 8.
Untuk mengantisipasi penemuan korban dari proses penyelaman badan kapal, dua Kapal Negara Kenavigasian disiagakan dengan fasilitas pendingin jenazah atau reefer container.
KN Kunyit dari Distrik Navigasi Banjarmasin ditempatkan di area utama atau Ring 1. Kapal tersebut telah dilengkapi reefer container sebagai tempat penampungan sementara jenazah sebelum dievakuasi ke darat.
Sementara itu, KN Miang Besar dari Distrik Navigasi Samarinda memuat tambahan reefer container di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada Sabtu pagi. Kapal tersebut kemudian bertolak untuk memperkuat operasi pencarian di perairan.
Baca Juga : SAR KM Virgo Transport 8 Diperpanjang 7 Hari, 3 Korban Ditemukan
Adapun KN Grantin P.211 dari Pangkalan PLP Tanjung Perak tetap melakukan penyisiran perairan. Kapal tersebut juga mendukung keselamatan navigasi, mobilisasi logistik, dan proses evakuasi.
Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin, Hary Bowo Seno Putro, menjelaskan fasilitas pendingin disiapkan untuk mengantisipasi temuan korban dari hasil penyelaman ke badan kapal.
Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak, Capt. Rusmanu, memastikan seluruh unsur kapal bergerak dalam satu komando kemanusiaan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel.
Proses penyelaman dan penyisiran di lokasi kejadian didukung kondisi cuaca cerah berawan.
Kecepatan angin tercatat sekitar 12 knot dari arah tenggara, sementara ketinggian gelombang laut berkisar 1 hingga 1,5 meter.
Dengan kondisi tersebut, Tim SAR Gabungan terus melanjutkan pencarian dan evakuasi secara efektif serta terukur.
Operasi akan dilakukan hingga seluruh korban KMP Virgo Transport 8 berhasil ditemukan.*
