BERIKABARNEWS l JAKARTA – Sejumlah menteri baru Kabinet Merah Putih langsung menyampaikan fokus kerja setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Dalam perombakan kabinet tersebut, Sugiono dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Arrmanatha Christiawan Nasir sebagai Menteri Luar Negeri, serta Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian.
Ketiganya menyampaikan sejumlah agenda yang akan menjadi perhatian setelah resmi mengemban jabatan baru.
Sugiono menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Presiden Prabowo setelah dirinya dipercaya menjadi Menko PMK.
Langkah awal yang akan dilakukan adalah memperkuat koordinasi dengan pejabat sebelumnya. Koordinasi tersebut diperlukan untuk memahami berbagai agenda strategis dan pekerjaan yang masih harus ditindaklanjuti di Kemenko PMK.
Sugiono sebelumnya menjabat sebagai Menteri Luar Negeri sebelum dipindahkan ke posisi Menko PMK dalam reshuffle Kabinet Merah Putih.
Baca Juga : Prabowo Lantik Listyo Sigit Jadi Kepala KSP, Suyudi Jabat Kapolri
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir menyoroti tantangan diplomasi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global.
Arrmanatha menegaskan politik luar negeri bebas aktif tetap menjadi pedoman dalam menjalankan diplomasi Indonesia. Ia juga menyatakan akan melanjutkan kebijakan luar negeri yang telah dijalankan sebelumnya.
“Dinamika situasi global saat ini tidak sederhana, sehingga tantangan yang kita hadapi sangat besar. Namun, kita bersyukur polugri Indonesia selalu konsisten. Tugas saya di sini adalah melanjutkan apa yang telah dijalankan oleh Bapak Sugiono,” ujar Arrmanatha, Kamis (1/10/2026).
Arrmanatha sebelumnya merupakan Wakil Menteri Luar Negeri dan kini menggantikan Sugiono sebagai Menlu setelah pelantikan di Istana Negara.
Baca Juga : Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Terungkap, Dirjen Pas Mashudi Mundur
Di sektor industri, Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menyatakan akan memetakan berbagai persoalan yang dihadapi industri nasional.
Sarmuji ingin sektor industri menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus mampu memperluas penyerapan tenaga kerja.
“Sebab itu, kita mesti memetakan problemnya satu per satu lalu kita benahi. Terutama industri yang berkaitan langsung dengan penyerapan tenaga kerja dan bisa menjadi pengungkit perekonomian, tentu itu yang harus kita utamakan,” tegas Sarmuji.
Sarmuji dilantik menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Menteri Perindustrian dalam pelantikan yang berlangsung di Istana Negara.
Pelantikan ketiga menteri tersebut menjadi bagian dari perubahan susunan Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan 2024–2029. Pemerintah menyebut sejumlah pejabat baru akan menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing setelah pengambilan sumpah jabatan.*
