BERIKABARNEWS l KUCHING – Pemerintah Negeri Sarawak akan membuka Kantor Perdagangan dan Pariwisata Sarawak (Sarawak Trade and Tourism Office) di Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia. Kantor tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2027.
Deputi Premier Sarawak, Datuk Amar Awang Tengah Ali Hasan, mengatakan bangunan yang akan digunakan sebagai kantor di Pontianak telah ditentukan. Saat ini, gedung tersebut masih membutuhkan renovasi dan sejumlah persiapan sebelum mulai beroperasi.
“Kami telah menentukan bangunannya, dan saat ini perlu direnovasi serta dipersiapkan. Harapannya kita bisa mulai beroperasi tahun depan, kemungkinan pertengahan tahun depan,” kata Awang Tengah kepada awak media setelah menghadiri Majelis Anugerah Usahawan Mikro Kebajikan 2026 dalam rangkaian Karnival Wellbest Ke-9 di MetroCity Convention Centre, Sarawak (4/10/2026).
Baca Juga : Mahasiswa Polnep Kunjungi Proyek Transportasi Masa Depan di Kuching
Awang Tengah yang juga menjabat Menteri Perdagangan Internasional, Industri, dan Investasi Sarawak menjelaskan, persiapan kantor tidak hanya mencakup pembangunan dan renovasi gedung.
Sarawak juga perlu menyelesaikan proses perizinan dengan Pemerintah Indonesia melalui kementerian terkait. Selain itu, pemerintah setempat akan merekrut pimpinan atau Chief Executive Officer (CEO) dan menyiapkan badan hukum perusahaan sebagai naungan operasional kantor.
“Di saat yang sama, kami harus mencari CEO untuk kantor di Pontianak dan mengantongi persetujuan dari Pemerintah Indonesia melalui kementerian mereka. Hal itu sangat penting,” tegasnya.
Kantor tersebut nantinya menjadi bagian dari jaringan Sarawak dalam menjalankan aktivitas perdagangan dan pariwisata di Indonesia dengan tetap mengikuti regulasi yang berlaku.
Baca Juga : Dari Kalbar ke Sarawak, Untan Tanam 100 Bibit Engkabang Jantong
Pembukaan kantor di Pontianak merupakan bagian dari upaya Sarawak memperluas pasar internasional. Strategi tersebut dilakukan dengan memperkuat jaringan perdagangan dan pariwisata, termasuk melalui platform digital serta e-commerce.
Saat ini, Sarawak telah memiliki kantor perdagangan dan pariwisata di Singapura dan Brunei Darussalam. Setelah Pontianak, Sarawak juga merencanakan pembukaan kantor di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
Untuk kantor di Abu Dhabi, lokasi gedung masih dalam tahap pencarian dan negosiasi. Pengelolaannya nantinya direncanakan dilakukan bersama Petroleum Sarawak Berhad (PETROS) dan Sarawak Energy Berhad.
Dengan pembukaan kantor di Pontianak, Sarawak memperluas jaringan perdagangan dan pariwisatanya sekaligus memperkuat akses ke pasar Indonesia dan internasional.*
