BERIKABARNEWS l ENTIKONG – Polsek Entikong, jajaran Polres Sanggau, mengintensifkan patroli di kawasan rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk mencegah kebakaran sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Patroli yang dilaksanakan pada Minggu (4/10/2026) tersebut juga diisi dengan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai bahaya karhutla, terutama dampak kabut asap terhadap kesehatan dan lingkungan.
Kegiatan ini melibatkan dua personel, yakni Brigpol Roy Hermanto dan Bripda Rian Afriman. Keduanya menggunakan kendaraan dinas roda dua Yamaha Vixion bernomor polisi VI 3631-30 untuk menyusuri sejumlah wilayah di Kecamatan Entikong.
Rute patroli dimulai dari Mako Polsek Entikong, kemudian melintasi Desa Semangit, Jalan Santo, hingga sejumlah lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya warga.
Baca Juga : Keringanan Pajak Kendaraan Melawi Berlaku Selama Oktober 2026
Dalam patroli tersebut, personel kepolisian mengedepankan pendekatan dialogis dengan menyampaikan imbauan kepada warga agar bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan.
Petugas menjelaskan bahwa karhutla dapat memicu pencemaran udara dan kabut asap yang berdampak buruk terhadap kesehatan serta mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari.
Selain itu, pembakaran lahan secara sembarangan juga berpotensi merusak ekosistem dan kelestarian lingkungan setempat.
Warga pun diingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar serta meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang berisiko memicu kebakaran.
Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring, S.H., mengatakan patroli tersebut merupakan langkah pencegahan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla sejak dini.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa karhutla bukan persoalan kebakaran semata, tetapi juga menyangkut kualitas udara, kesehatan, dan keselamatan bersama. Karena itu, kami mengajak seluruh warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan, menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, serta segera menyampaikan informasi kepada petugas apabila menemukan indikasi titik api,” tegas AKP Donny Sembiring, Minggu (4/10/2026).
Baca Juga : 30 Personel Korbrimob Selesai BKO Karhutla di Mempawah
Dari hasil pemantauan sepanjang rute patroli, petugas tidak menemukan titik api maupun potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Aktivitas warga di kawasan perbatasan Kecamatan Entikong terpantau berjalan aman, lancar, dan kondusif.
Melalui patroli rutin dan edukasi langsung, Polsek Entikong berharap kesadaran masyarakat dalam mencegah karhutla semakin meningkat. Keterlibatan warga dinilai penting untuk mendeteksi potensi kebakaran lebih awal sekaligus menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di wilayah perbatasan.*
