BERIKABARNEWS l SURABAYA – Ledakan keras mengguncang kompleks Ruko San Antonio, Pakuwon City, Jalan Kalisari Utara I, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (6/10/2026) pagi.
Ledakan yang terjadi sekitar pukul 07.11 hingga 07.42 WIB tersebut menyebabkan sedikitnya 20 bangunan ruko dan sejumlah kendaraan di sekitar lokasi mengalami kerusakan.
Hasil penyelidikan awal menunjukkan ledakan diduga kuat dipicu kebocoran tabung gas LPG 50 kilogram di kedai Nasi Tempong Sri Dewi. Kebocoran tersebut diduga menyebabkan akumulasi tekanan hingga terjadi ledakan.
Baca Juga : Pemerintah Larang Konser Israel Houghton di Jakarta
Polrestabes Surabaya langsung mengamankan lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan mengatakan pemeriksaan awal tidak menemukan kandungan bahan berbahaya maupun bahan peledak di lokasi.
“Saat ini di TKP juga sudah kami lakukan olah TKP dan meyakinkan bahwa tidak ditemukan kandungan yang berbau atau bahan peledak,” ujar Luthfie di lokasi kejadian, Selasa (6/10/2026).
Ledakan menyebabkan sedikitnya 20 ruko mengalami kerusakan. Dinding sejumlah bangunan jebol, plafon ambrol, kanopi runtuh, serta kaca dan pintu pecah. Kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi juga ikut terdampak.
Baca Juga : Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Terungkap, Dirjen Pas Mashudi Mundur
Sejumlah warga mengalami luka-luka, terutama luka bakar pada wajah, leher, dan tangan.
Para korban mendapat perawatan medis di antaranya di IGD RSUD Haji Surabaya dan RSUD Dr. Soetomo. Sebelumnya, korban sempat dievakuasi ke RS Mitra Keluarga Kenjeran.
Kepala Tim Hukmas RSUD Haji Surabaya, Masrur, mengatakan korban mendapat penanganan khusus karena luka bakar berada pada bagian tubuh yang berisiko tinggi.
Polisi bersama instansi terkait masih melakukan penanganan di lokasi dan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti ledakan.*
