BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya Sujiwo menyoroti kondisi bahu jalan poros Kuala Dua–Mekar Sari–Sungai Asam–Sukulanting yang dipenuhi semak belukar dan rumput liar. Temuan itu didapat saat ia meninjau langsung ruas jalan tersebut dengan bersepeda sejauh sekitar 30 kilometer pada Sabtu (10/10/2026).
Sujiwo menilai pemeliharaan jalan perlu menjadi perhatian pemerintah desa, terutama setelah pembangunan infrastruktur tersebut menyerap anggaran hingga sekitar Rp80 miliar.
Ruas jalan itu merupakan akses penting yang menghubungkan Kecamatan Sungai Raya dengan Kecamatan Terentang dan sejumlah desa di sekitarnya. Jalan tersebut menunjang mobilitas masyarakat, termasuk warga Teluk Empening, Radak Satu, Radak Dua, Radak Baru, Terentang Hulu, Terentang Hilir, Permata, hingga Teluk Bayur.
Baca Juga : Sujiwo Pantau Jalan Kuala Dua–Terentang, Anggaran Capai Rp80 Miliar
Saat melakukan peninjauan, Sujiwo menyayangkan kondisi bahu jalan yang belum terawat. Padahal, menurutnya, badan jalan yang telah dibangun sudah memiliki kondisi fisik yang baik.
Ia menemukan bahu jalan dengan lebar hampir dua meter tertutup semak belukar dan rumput liar setinggi lebih dari setengah meter.
Sujiwo pun meminta para kepala desa di sepanjang jalur tersebut lebih berinisiatif menjaga kebersihan dan merawat fasilitas umum. Ia mendorong agar kegiatan gotong royong kembali digalakkan dengan melibatkan masyarakat setempat.
“Lebar banget ini jalan, sampai sini masih ada bahu jalannya hampir dua meter. Coba saya minta tolong ya, para kades kan punya mesin rumput. Harusnya kades mempunyai inisiatiflah,” tegas Sujiwo, Sabtu (10/10/2026).
Sujiwo mengingatkan para kepala desa agar ikut bertanggung jawab terhadap pemeliharaan infrastruktur yang telah dibangun menggunakan anggaran pemerintah. Ia menyebut pembangunan jalan tersebut membutuhkan perjuangan untuk mendapatkan dukungan anggaran hingga ke pemerintah pusat di Jakarta.
Menurutnya, perawatan bahu jalan dapat dilakukan secara berkala melalui kerja bakti warga. Pembersihan setidaknya sebulan sekali dinilai perlu untuk menjaga sisi kanan dan kiri jalan tetap rapi serta bebas dari semak.
Baca Juga : Sujiwo Minta Kendaraan Berat Diawasi di Jalan Kuala Mandor B
Sujiwo juga meminta kepala desa yang menghadapi kendala ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) atau mesin pemotong rumput agar menyampaikan persoalan tersebut secara langsung ke Kantor Bupati Kubu Raya.
“Kalau saya ngomong ‘kades hanya makan gaji buta’, nanti marah kadesnya. Tapi kalaupun kades marah, saya hadapi. Kita bela-belain ‘ngamen ngemis’ anggaran sampai ke Jakarta sana supaya terbangun, mbok kadesnya bersama masyarakat perhatikanlah,” ujar Sujiwo.
Sebagai tindak lanjut atas temuan tersebut, Sujiwo langsung menginstruksikan Camat Sungai Raya untuk segera mengumpulkan seluruh kepala desa yang berada di sepanjang koridor jalan Kuala Dua–Mekar Sari–Sungai Asam–Sukulanting.
Pertemuan itu dimaksudkan untuk mempercepat pelaksanaan pembersihan bahu jalan sekaligus mendorong keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat dalam merawat infrastruktur yang telah dibangun.
Pemeliharaan secara rutin diharapkan dapat menjaga kondisi jalan tetap rapi dan nyaman digunakan, sekaligus mendukung kelancaran mobilitas warga antardesa di Kabupaten Kubu Raya.*
