Ria Norsan Dorong Industri Halal dan ZISWAF di Kalbar

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka FGD Strategi dan Sinergi Implementasi Ekonomi dan Keuangan Syariah di Hotel Mercure Pontianak, Selasa (13/10/2026), untuk mendorong penguatan industri halal dan optimalisasi ZISWAF.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan mendorong penguatan industri halal dan optimalisasi pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) untuk mempercepat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di daerah.

Upaya tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) Strategi dan Sinergi Implementasi Ekonomi dan Keuangan Syariah yang dibuka Ria Norsan di Hotel Mercure Pontianak, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan ini dihadiri perwakilan Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

FGD tersebut bertujuan menyelaraskan Rencana Aksi Daerah (RAD) Ekonomi Syariah dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kalbar. Selain itu, forum ini membahas percepatan sertifikasi halal bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta optimalisasi potensi pengelolaan ZISWAF.

Baca Juga : TP PKK Kalbar Gelar Sosialisasi Antikorupsi Dana Hibah APBD

Ria Norsan menegaskan, pengembangan ekonomi syariah membutuhkan kerja sama lintas sektor agar dapat memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui FGD tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mendorong perumusan langkah strategis Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) untuk 2027.

Sejumlah fokus yang dibahas meliputi penguatan industri halal lokal, optimalisasi peran lembaga keuangan syariah, serta pengembangan UMKM sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah.

Menurut Norsan, pengembangan ekonomi syariah tidak dapat dilakukan secara terpisah oleh masing-masing pihak. Diperlukan koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, otoritas moneter dan keuangan, perbankan, akademisi, pelaku usaha, hingga organisasi kemasyarakatan.

“Pembangunan ekonomi syariah tidak dapat berjalan secara parsial, tetapi memerlukan sinergi yang kokoh antara pemerintah daerah, otoritas moneter dan keuangan, institusi perbankan, akademisi, pelaku usaha, hingga organisasi kemasyarakatan,” ujar Ria Norsan.

Baca Juga : SMUNJU CUP 2026, Pemprov Kalbar Perkuat Pembinaan Atlet Muda

Norsan menilai kolaborasi antara pemerintah, regulator keuangan, kalangan akademisi, dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem bisnis syariah yang produktif.

Penyelarasan program kerja melalui forum tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha baru sekaligus memperkuat daya saing industri halal di Kalimantan Barat.

Selain itu, pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kalbar.*

27 Wisatawan Senior Singapura Tuntaskan Tur 5 Hari di Kalbar di Tengah Kabut Asap

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 27 wisatawan senior...

Wisatawan senior asal Singapura menikmati liburan dan mengunjungi destinasi wisata budaya di Kalimantan Barat selama tur lima hari di Pontianak dan Singkawang.

SMUNJU CUP 2026, Pemprov Kalbar Perkuat Pembinaan Atlet Muda

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan membuka Turnamen Voli SMUNJU CUP 2026 di SMAN 7 Pontianak dalam rangka HUT ke-53 sekolah.

Bawa Ringgit Malaysia Senilai Rp395 Juta Tanpa Laporan, Pelintas di Aruk Ditindak

BERIKABARNEWS l SAMBAS – Bea Cukai Sintete menindak...

Uang Ringgit Malaysia senilai RM 90.000 yang diamankan Bea Cukai Sintete dalam penindakan pembawaan uang tunai tanpa laporan resmi di PLBN Aruk, Kabupaten Sambas. (Foto: Bea Cukai Sintete)

TP PKK Kalbar Gelar Sosialisasi Antikorupsi Dana Hibah APBD

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Tim Penggerak Pemberdayaan dan...

Ketua TP PKK Kalbar Erlina Ria Norsan saat menghadiri sosialisasi antikorupsi untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana hibah APBD di Pontianak.

Wagub Krisantus: Santri Harus Kuat Agama dan Mahir Teknologi

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan...

Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan menghadiri Haul Akbar dan Haflatul Ikhtibar sekaligus mewisuda santri Ponpes Darul Qur'an Wal Lughoh di Kubu Raya.

GOR SSA Pontianak Direnovasi Bertahap Mulai 2027

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meninjau kondisi fasilitas GOR Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Pontianak untuk persiapan renovasi bertahap mulai 2027.

berita terkini