Pemprov Kalbar Siap Dukung Percepatan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih

Sekda Kalbar Harisson saat mengikuti rapat koordinasi percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih secara virtual di Kantor Gubernur Kalbar.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) menyatakan kesiapan penuh dalam menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, dr. Harisson, M.Kes., menegaskan komitmen tersebut usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) virtual yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dari Kantor Gubernur Kalbar, Jumat (31/10/2025).

“Pemprov Kalbar akan menindaklanjuti arahan Mendagri dengan mempercepat pendataan lahan serta memastikan lahan yang digunakan benar-benar strategis dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Sekda Harisson. Ia juga menambahkan bahwa koordinasi lintas perangkat daerah akan dioptimalkan untuk mendukung percepatan program tersebut.

Mendagri Tito Karnavian dalam arahannya menyampaikan bahwa percepatan pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Program ini diharapkan mampu menghadirkan pusat kegiatan ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

“Koperasi Desa Merah Putih bukan hanya bangunan fisik, tetapi simbol gotong royong ekonomi rakyat. Pemerintah ingin memastikan setiap desa memiliki pusat ekonomi mandiri yang dapat menggerakkan usaha warga,” ujar Mendagri Tito Karnavian.

Ia juga menekankan pentingnya percepatan pendataan dan penetapan lahan agar status kepemilikan jelas, lokasi strategis, aman dari bencana, dan mudah dijangkau masyarakat. Program nasional ini menargetkan pembangunan 80.000 unit koperasi di seluruh Indonesia.

Baca Juga : Disporapar Kalbar Genjot Promosi Wisata Jungle and Culture di Jakarta

Dalam rapat tersebut, turut disampaikan progres pendataan aset nasional per 30 Oktober 2025, di mana total lahan siap bangun dari aset desa dan Barang Milik Daerah (BMD) mencapai 2.696 unit. Di tingkat provinsi, 65 persen aset tanah dan 35 persen bangunan sudah siap dimanfaatkan untuk program KDKMP.

Untuk mendukung infrastruktur, pemerintah menetapkan plafon investasi (CAPEX) sebesar Rp3 miliar per unit koperasi, mencakup perlengkapan esensial seperti pendingin ruangan, truk operasional, dan kendaraan roda tiga.

Seluruh data program ini akan disinkronisasi melalui Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa (SIMKOPDES) dan dipantau langsung oleh Babinsa di tingkat Kodim. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, pemerintah berkomitmen menjadikan Koperasi Desa Merah Putih sebagai simbol kebangkitan ekonomi desa dan wujud nyata kemandirian bangsa. (ndo)

Singkawang Trail Wisata 2026 Diikuti 1.100 Rider, Bidik Level Internasional

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Sebanyak 1.100 pengendara motor...

Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan membuka Singkawang Trail Wisata 2026 yang diikuti 1.100 rider di Pantai Pak Lotay, Singkawang.

Ria Norsan Kukuhkan Pengurus KBBI Saroha Kalbar 2026–2031

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengukuhkan pengurus KBBI Saroha Kalbar periode 2026–2031 di Pendopo Gubernur.

Gubernur Ria Norsan Dorong Pemerataan Bantuan Karhutla 14 Kabupaten/Kota di Kalbar

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mendorong...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mendorong pemerataan bantuan penanganan karhutla untuk 14 kabupaten/kota di Kalbar.

Kabut Asap Karhutla, 12 Penerbangan Singapura–Pontianak Dibatalkan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kabut asap akibat kebakaran...

Kabut asap akibat karhutla mengganggu jarak pandang dan operasional penerbangan di sejumlah Bandara. (Foto: Kemenhub)

Gubernur Ria Norsan Tekankan Penyusunan APBD Kalbar 2027 Tepat Sasaran

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar)...

Gubernur Kalbar Ria Norsan membuka sosialisasi Permendagri Nomor 17 Tahun 2026 tentang pedoman penyusunan APBD 2027 di Kantor Gubernur Kalbar.

Ekonomi Kalbar Tumbuh 5,61 Persen, Ria Norsan Dorong Sinergi Pertanian hingga UMKM

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar)...

Gubernur Kalbar Ria Norsan memimpin pertemuan bersama Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan, BPS, dan Bank Indonesia membahas pertumbuhan ekonomi daerah.

berita terkini