Nvidia dan Menlo Micro Percepat Pengujian Chip AI Hingga 90% dengan Teknologi MEMS

Nvidia dan Menlo Micro mengembangkan teknologi MEMS untuk mempercepat pengujian chip AI hingga 90 persen. (NurPhoto/Getty Images)

BERIKABARNEWS l – Nvidia, raksasa teknologi yang menjadi pusat perkembangan kecerdasan buatan (AI), bersama startup Menlo Micro mengumumkan terobosan baru dalam dunia pengujian chip. Pada Rabu (19/11/2025), kedua perusahaan mengungkap penggunaan teknologi MEMS untuk mempercepat proses pengujian Chip AI secara signifikan, sekaligus mengatasi bottleneck besar dalam proses produksi chip.

Sebagai perusahaan dengan valuasi tertinggi di dunia, permintaan terhadap chip AI Nvidia—terutama GPU kelas pusat data—terus melonjak. Namun setiap chip harus melalui serangkaian pengujian intensif pada papan sirkuit khusus untuk memastikan performa, kecepatan, hingga stabilitasnya sebelum dikirim ke pelanggan.

Meski chip AI merupakan perangkat mutakhir, sistem dan komponen pada papan uji masih memakai teknologi lawas yang sudah digunakan sejak puluhan tahun lalu. Ketidakseimbangan inilah yang membuat pengujian chip berperforma tinggi menjadi tantangan besar bagi Nvidia.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Nvidia menggandeng Menlo Micro—startup hasil spin-off GE pada 2016—dan mulai mengintegrasikan switching chips berbasis teknologi Micro-Electro-Mechanical Systems (MEMS).

Chip Menlo Micro menggunakan sakelar logam ultra-mikro, mirip sakelar lampu konvensional tetapi diproduksi dalam skala mikrochip. Dalam laporan penelitian yang dirilis kedua perusahaan, teknologi ini mampu mempercepat pengujian GPU Nvidia antara 30% hingga 90%, tergantung jenis pengujian.

Baca Juga : Volkswagen Pastikan Pasokan Chip Aman di Tengah Krisis Nexperia

CEO Menlo Micro, Russ Garcia, menegaskan pentingnya teknologi ini dalam menjamin kualitas chip AI:

“Jika Anda tidak memvalidasi GPU sebelum masuk ke pusat data, berbagai error dan masalah lain akan terjadi. Teknologi ini adalah satu-satunya cara untuk melakukan validasi dengan kecepatan tinggi,” ujarnya.

Pengumuman ini muncul jelang perilisan laporan pendapatan kuartalan Nvidia setelah penutupan pasar. Para analis memperkirakan pertumbuhan penjualan mencapai 56% menjadi USD 56,9 miliar, sejalan dengan meningkatnya permintaan global terhadap chip AI dan solusi pusat data.

Terobosan ini diprediksi akan membantu Nvidia mempercepat siklus produksi chip di tengah kebutuhan industri yang terus melonjak. *

 

Sumber :

Reuters

China Makin Dekat dengan SpaceX, Zhuque-3 Sukses Mendarat

BERIKABARNEWS l – China mencatat kemajuan dalam pengembangan...

Roket Zhuque-3 milik LandSpace berhasil mendaratkan booster tahap pertama di Provinsi Gansu, China. (Foto: x.com/globaltimesnews)

ChatGPT untuk Remaja Resmi Diperkuat, Orang Tua Bisa Pantau Risiko Keselamatan

BERIKABARNEWS l – OpenAI memperkuat perlindungan ChatGPT bagi...

ChatGPT memperkuat fitur keamanan dan kontrol orang tua untuk pengguna remaja.

Nvidia Amankan 8 GW untuk OpenAI, Proyek Pusat Data Dimulai di Ohio

BERIKABARNEWS l OHIO – Nvidia mengamankan kapasitas komputasi...

Ilustrasi Nvidia dan OpenAI dalam proyek pusat data kecerdasan buatan berskala besar di Ohio, Amerika Serikat.

DeepSeek Naikkan Tarif API hingga 11 Kali Lipat Mulai 17 Agustus 2026

BERIKABARNEWS l BEIJING – Startup kecerdasan buatan (AI)...

DeepSeek menaikkan tarif API V4-Pro dan V4-Flash hingga 11 kali lipat mulai 17 Agustus 2026.

Persaingan AI Memanas, Zuckerberg Desak AS Longgarkan Regulasi

BERIKABARNEWS l – Persaingan kecerdasan buatan (AI) antara...

Mark Zuckerberg CEO Meta terkait persaingan dan pengembangan AI open-source,

Zoox Resmi Operasikan Robotaxi Berbayar di Las Vegas Mulai Pekan Depan

BERIKABARNEWS l LAS VEGAS – Zoox, perusahaan kendaraan...

Robotaxi berbayar Zoox tanpa pengemudi siap beroperasi di jalan raya Las Vegas, Amerika Serikat.

berita terkini