Gubernur Ria Norsan Tutup Muswil DMI, Serukan Persatuan Umat

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menutup Muswil Ke-6 DMI dan menyerukan persatuan umat di Pendopo Gubernur.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi menutup Musyawarah Wilayah (Muswil) Ke-6 Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Kalimantan Barat, yang berlangsung di Pendopo Gubernur, Jumat (28/11).

Penutupan Muswil ini diwarnai seruan kuat untuk memperkokoh persatuan umat dan meningkatkan kekompakan organisasi, sebagai landasan memajukan peran DMI dan memakmurkan masjid-masjid di Kalimantan Barat.

Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa DMI bukanlah organisasi yang berorientasi profit, melainkan wadah pengabdian bagi umat Islam.

“Ini bukan organisasi profit, tetapi organisasi untuk umat, untuk kemajuan umat Islam di Kalimantan Barat, terutama bagaimana kita memakmurkan rumah-rumah Allah di daerah kita masing-masing,” tegasnya.

Gubernur menyampaikan bahwa pelantikan pengurus wilayah DMI yang sedianya dihadiri langsung oleh Jusuf Kalla, Ketua Umum DMI sekaligus mantan Wakil Presiden RI, terpaksa ditunda.

“Beliau tidak dapat hadir karena kurang sehat setelah kembali dari Papua. Untuk menghormati keinginan beliau, panitia menunda acara pelantikan pengurus wilayah DMI,” jelas Norsan.

Gubernur kembali mengingatkan agar pengurus DMI menjaga niat dan integritas dalam mengemban amanah organisasi.

“Saya tekankan, ketika bicara tentang umat, mari kita melepaskan segala kepentingan politik, pribadi, dan kelompok,” ujarnya.

Untuk memperkuat pesan persatuan, Norsan menukil dua contoh inspiratif dari sejarah Islam dan Indonesia.

Pertama, hubungan Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari (pendiri NU) dan K.H. Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah), yang dikenal sebagai guru dan murid.

“Meskipun mendirikan organisasi yang berbeda, keduanya kompak demi kepentingan umat,” ungkapnya.

Contoh kedua adalah persahabatan dua imam besar fikih, Imam Syafi’i dan Imam Malik, yang tetap menjalin hubungan harmonis meskipun memiliki perbedaan pandangan dalam beberapa hal.

“Perbedaan non-prinsip itu tidak membuat umat terpecah,” tambahnya.

Baca Juga : Ria Norsan: Umat Harus Kokoh Seperti Batu Karang di Tengah Laut

Mengakhiri sambutannya, Gubernur menyampaikan perumpamaan mendalam terkait kondisi umat Islam ketika tidak bersatu.

“Jika umat Islam tidak mau bersatu, mereka akan seperti buih di atas lautan, yang mudah diombang-ambingkan ombak. Mari kita jadikan umat ini sebagai batu karang di atas lautan, yang diombang-ambingkan ombak namun tidak goyah,” tegasnya.

Penutupan Muswil Ke-6 DMI Kalbar ini menandai komitmen bersama untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat dan mempererat ukhuwah Islamiah di seluruh wilayah Kalimantan Barat. (ndo)

Kabar Baik! Pemutihan Pajak Kendaraan Kalbar Diperpanjang, Ada Diskon hingga 50 Persen

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Pemprov Kalbar) memperpanjang program pemutihan pajak kendaraan bermotor hingga 19 Desember 2026.

Pemprov Kalbar Optimalkan DBH Pajak dan Cukai Tembakau 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Pj Sekda Kalbar Hendra membuka Rapat Koordinasi Dana Perimbangan untuk optimalisasi DBH Pajak dan Cukai Hasil Tembakau 2026 di Kantor Gubernur Kalbar.

Gubernur Ria Norsan Dorong Ekspor Sotong Bengkayang via Pelabuhan Kijing

BERIKABARNEWS l BENGKAYANG – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar)...

Gubernur Kalbar Ria Norsan meninjau fasilitas cold storage di Desa Karimunting, Bengkayang, untuk mendorong ekspor sotong dan ikan segar melalui Pelabuhan Kijing.

Ria Norsan Tinjau Kampung Nelayan Sungai Soga, Dermaga Ditargetkan 2027

BERIKABARNEWS l BENGKAYANG – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan saat mengunjungi Kampung Nelayan Sungai Soga, Desa Karimunting, Kabupaten Bengkayang, Sabtu (31/10/2026).

Ria Norsan Ingatkan Pentingnya Amal Jariyah Saat Kultum Subuh di Bengkayang

BERIKABARNEWS l BENGKAYANG – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan kultum Subuh tentang pentingnya amal jariyah di Masjid Al Jariyah, Kabupaten Bengkayang.

Nathan Alexandro, Pelajar Pontianak Raih Gold NYAA 2026

BERIKABARNEWS l SINGAPURA – Nathan Alexandro Tjhe (17),...

Nathan Alexandro Tjhe (kanan), pelajar asal Pontianak, Kalimantan Barat, menerima penghargaan Gold National Youth Achievement Award (NYAA) 2026 dari Presiden Singapura Tharman Shanmugaratnam (tengah), didampingi Senior Minister of State Desmond Tan (kiri), Senin (26/10/2026). (Istimewa)

berita terkini