Pemprov Kalbar Naikkan Bantuan RTLH 2025 Jadi Rp30 Juta per Unit

Penyerahan bantuan Program RTLH oleh Pemprov Kalbar kepada warga penerima manfaat di Kalimantan Barat. (instagram.com/adpim.provkalbar)

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) meningkatkan nilai bantuan Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada tahun anggaran 2025 menjadi Rp30 juta per unit. Kebijakan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem melalui penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat.

Program RTLH tersebut dilaksanakan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Kalbar dengan melibatkan Tim Penggerak PKK sebagai mitra strategis.

Komitmen tersebut ditegaskan Ketua Bidang I TP PKK Provinsi Kalbar, Donata Dirasig Krisantus Kurniawan, saat menyerahkan bantuan RTLH di Desa Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya, dan Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat, Jumat (19/12/2025).

Donata menjelaskan, peningkatan nilai bantuan dari sebelumnya Rp20 juta menjadi Rp30 juta per unit diharapkan mampu memberikan hasil rehabilitasi rumah yang lebih optimal dan berkelanjutan. Selain peningkatan nilai bantuan, jumlah penerima manfaat juga bertambah.

Pada tahap awal 2025, program RTLH akan menyasar 145 unit rumah yang tersebar di 12 kabupaten/kota di Kalimantan Barat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkim Provinsi Kalbar, Damianus Kans Panggalaya, menekankan pentingnya keterlibatan kader PKK dalam memastikan ketepatan sasaran penerima bantuan.

Menurutnya, pendampingan dan validasi data oleh PKK di tingkat akar rumput menjadi kunci agar program benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Peran PKK sangat strategis dalam memastikan data penerima akurat. Keterlibatan ibu-ibu di lapangan membantu pemerintah menyalurkan bantuan secara tepat sasaran,” ujarnya.

Baca Juga : DWP Jadi Wadah Penguatan Peran Perempuan Kalbar dalam Pembangunan

Ia menambahkan, peningkatan kuota penerima manfaat tahun depan juga didukung oleh efisiensi anggaran internal dinas, sehingga alokasi dapat lebih difokuskan pada bantuan langsung kepada masyarakat.

Program RTLH mendapat sambutan positif dari warga penerima manfaat. Sejumlah warga mengaku bersyukur karena kini dapat menempati rumah yang lebih layak, aman, dan sehat.

Pemerintah Provinsi Kalbar berharap sinergi antara Dinas Perkim dan TP PKK terus berlanjut sebagai upaya jangka panjang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat ketahanan keluarga di Kalimantan Barat. *

 

Sumber :

MC Kalbar/InfoPublik.id

Wagub Kalbar: Pelabuhan Kijing Jadi Kunci Dongkrak Ekonomi Mempawah

BERIKABARNEWS l MEMPAWAH – Wakil Gubernur Kalimantan Barat,...

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan saat Musrenbang di Mempawah

Gubernur Ria Norsan Sampaikan Duka, Doa Mengiringi Korban Heli PK-CFX

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Suasana duka menyelimuti RS...

Gubernur Ria Norsan menyampaikan duka atas korban heli PK-CFX di RS Bhayangkara Pontianak.

Menteri LH: Kemarau 2026 Terparah 30 Tahun, Kalbar Diminta Siaga

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah pusat mengingatkan...

Menteri BPLH Hanif Faisol Nurofiq saat meninjau kesiapsiagaan karhutla Kubu Raya ke Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, Kamis (16/4/2026).

Meriah! Jhon LBF hingga Daud Jordan Adu Strategi di Kejurprov Domino Kalbar 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Domino...

Suasana pembukaan Kejurprov Domino Kalbar 2026 di 5cm Coffee & Eatery Untan Pontianak.

Menko Polkam dan Ria Norsan Tinjau Dapur MBG Pontianak, Pastikan Kualitas Terjaga

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah pusat dan daerah...

Menko Polkam dan Ria Norsan meninjau dapur Makan Bergizi Gratis di Pontianak

Menko Polkam dan Ria Norsan Kunjungi Sekolah Rakyat, Siswa Diminta Gapai Cita-Cita

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah terus memperkuat akses...

Menko Polkam Djamari Chaniago bersama Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan saat meninjau siswa Sekolah Rakyat di Pontianak

berita terkini