BERIKABARNEWS l SEOUL – Kabar duka datang dari dunia perfilman Korea Selatan. Aktor legendaris Ahn Sung-ki meninggal dunia pada Senin pagi, 5 Januari 2026, pukul 09.00 waktu setempat di Seoul. Ia wafat pada usia 74 tahun setelah menjalani perawatan intensif akibat henti jantung, di tengah perjuangannya melawan kanker darah yang kambuh.
Ahn Sung-ki sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Universitas Soonchunhyang sejak akhir Desember 2025. Aktor yang dijuluki “Aktor Nasional” itu diketahui pertama kali didiagnosis leukemia pada 2019, sempat dinyatakan pulih, namun penyakit tersebut kembali menyerang pada 2022.
Kepergian Ahn Sung-ki memicu gelombang duka dari insan perfilman Korea. Sutradara Lee Joon-ik menyebutnya sebagai sosok teladan bagi generasi muda, tidak hanya lewat karya, tetapi juga kepribadian.
Sejumlah aktor dan musisi, termasuk Lee Si-eon, Bae Cheol-soo, dan Yoon Jong-shin, turut menyampaikan belasungkawa dan mengenang pengaruh besar Ahn Sung-ki dalam perjalanan karier mereka.
Baca Juga : PLAVE Donasikan Rp1,1 Miliar untuk Dukungan Kemandirian Anak
Selain kiprahnya di dunia film, Ahn Sung-ki dikenal luas sebagai duta persahabatan UNICEF Korea selama lebih dari 40 tahun. UNICEF menyebutnya sebagai “pilar harapan” yang mendedikasikan hidupnya untuk anak-anak, seiring pengabdiannya sebagai seniman.
Lahir pada 1 Januari 1952, Ahn Sung-ki memulai karier sebagai aktor cilik pada usia lima tahun dan menorehkan perjalanan panjang selama hampir tujuh dekade.
Ia membintangi banyak film ikonik seperti Whale Hunting, Silmido, Radio Star, hingga karya terakhirnya Noryang: Sea of Death (2023), yang mengukuhkan namanya sebagai salah satu aktor terbesar dalam sejarah perfilman Korea.
Jenazah Ahn Sung-ki disemayamkan di Seoul St. Mary’s Hospital. Upacara pemakaman dijadwalkan berlangsung pada 9 Januari 2026, sebelum dimakamkan di Yangpyeong. Dunia perfilman kehilangan sosok penting, namun warisan karya dan dedikasi Ahn Sung-ki akan terus dikenang. *
Sumber :
News1.kr
