Antrean BBM Mengular di Pontianak Jelang Lebaran, Mendagri Imbau Tak Panic Buying

Antrean kendaraan di salah satu SPBU Kota Pontianak.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Pontianak terlihat mengular dalam beberapa hari terakhir menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).

Menanggapi situasi tersebut, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying, khususnya untuk BBM dan beras. Ia menegaskan bahwa pemerintah telah memastikan ketersediaan pasokan kebutuhan pokok nasional dalam kondisi aman.

Menurut Tito, kekhawatiran masyarakat sering kali memicu perilaku pembelian berlebihan yang justru dapat mengganggu stabilitas distribusi barang di lapangan. Karena itu, masyarakat diminta tetap tenang dan membeli kebutuhan secara wajar.

“Tidak perlu panic buying karena perilaku itu justru bisa mengganggu rantai pasok pangan dan distribusi barang. Pemerintah sudah menyiapkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan,” ujar Tito usai memimpin rapat koordinasi di Tanjungpinang, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan data pemerintah, stok beras nasional saat ini mencapai sekitar empat juta ton. Sementara itu, pasokan BBM dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.

Selain memberikan imbauan kepada masyarakat, Mendagri juga menginstruksikan seluruh kepala daerah agar aktif mengawasi stabilitas pasokan dan harga di wilayah masing-masing. Para gubernur, bupati, dan wali kota diminta meningkatkan koordinasi dengan distributor serta pelaku usaha pangan guna memastikan distribusi berjalan lancar.

Tak hanya soal kebutuhan pokok, pengamanan selama periode mudik juga menjadi perhatian pemerintah. Kepala daerah diminta mengatur arus mudik serta pengelolaan kawasan wisata agar tidak terjadi kerumunan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

“Kepala daerah wajib berada di wilayah tugasnya masing-masing mulai 14 Maret hingga 28 Maret 2026. Kehadiran pemimpin daerah penting untuk memastikan situasi tetap terkendali dan masyarakat merasa aman,” tegasnya.

Baca Juga : Bansos Tunai Tahap 1 Cair, 2.030 Warga Pontianak Terima Bantuan

Sementara itu, kondisi di lapangan menunjukkan tantangan tersendiri. Di Pontianak, antrean panjang kendaraan terlihat di sejumlah SPBU, sehingga sebagian warga memilih membeli BBM eceran.

Raka, warga Jalan Danau Sentarum, mengaku terpaksa membeli BBM di tingkat eceran karena antrean di SPBU terlalu panjang. Ia juga mengeluhkan kenaikan harga BBM eceran dalam beberapa hari terakhir.

“Antrean di SPBU panjang sekali dan stoknya cepat habis. Mau tidak mau saya beli eceran, tapi sekarang harganya naik,” ujarnya.

Menurutnya, harga BBM eceran yang sebelumnya berkisar Rp11.000 hingga Rp12.000 per liter kini naik menjadi sekitar Rp14.000 per liter.

Pemerintah berharap masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar distribusi kebutuhan pokok tetap stabil menjelang perayaan Idulfitri.*

KOPi 2026 Dimulai, Pemkot Pontianak Dorong ASN Lahirkan Inovasi Berdampak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak resmi...

Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah membuka kegiatan Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Penyusunan Proposal, di Aula Rohana Muthalib, Bapperida Pontianak, Kamis (17/9/2026).

Air Baku Belum Normal, Pontianak Tambah Cadangan Air Tawar hingga 10 Juta Liter

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak bersama...

Cadangan air tawar didatangkan ke Pontianak untuk memperkuat pasokan air di tengah intrusi air laut.

Wako Edi Dorong Pusat dan Provinsi Perkuat Sumber Air Baku Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mendorong penguatan sumber air baku Pontianak.

9 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan Pemkot Pontianak untuk Warga di Masjid Al-Falah

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak...

Pemkot Pontianak menyalurkan 9.000 liter air bersih kepada warga di Masjid Agung Al-Falah, Pontianak Barat.

Edi Kamtono: Moderasi Beragama Jadi Fondasi Harmoni Kota Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat membuka Seminar Nasional Moderasi Beragama di Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (16/9/2026).

Pontianak Produksi 1 Juta Liter Air Bersih per Hari untuk Didistribusikan ke Warga

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak memastikan...

Mobil pikup berisi tong tengah diisi air bersih dari IPA 3 booster Imam Bonjol, Kantor Perumda Tirta Khatulistiwa untuk selanjutnya didistribusikan ke warga, Selasa (15/9/2026) sore.

berita terkini