Apple dan OpenAI Gagal Hentikan Gugatan Monopoli dari X dan xAI

Apple digugat X dan xAI atas dugaan monopoli terkait integrasi eksklusif ChatGPT dalam Apple Intelligence. (pexels.com/@armandvalendez)

BERIKABARNEWS l  – Perusahaan media sosial milik Elon Musk, X Corp, bersama startup kecerdasan buatannya, xAI, meraih kemenangan awal dalam persaingan industri AI. Pada Kamis (13/11), hakim federal menolak permohonan Apple dan OpenAI untuk membatalkan gugatan monopoli yang menuduh keduanya bersekongkol memonopoli pasar smartphone dan chatbot AI generatif.

Hakim Distrik AS Mark Pittman di Fort Worth, Texas, memutuskan bahwa X dan xAI dapat melanjutkan gugatan mereka. Ia menegaskan bahwa keputusan ini bukan penilaian atas substansi tuduhan, dan seluruh sengketa fakta akan diperiksa pada tahap berikutnya.

Gugatan yang diajukan Agustus lalu menyebut Apple melanggar undang-undang antitrust dengan secara eksklusif mengintegrasikan ChatGPT ke dalam Apple Intelligence di iPhone dan perangkat Apple lainnya. X dan xAI menilai kerja sama Apple–OpenAI telah menutup peluang pesaing untuk bersaing di pasar.

Kedua perusahaan milik Musk itu juga menuduh Apple memperkuat dominasi ChatGPT dengan memasukkannya sebagai “Aplikasi yang Harus Dimiliki” di App Store, sementara menyingkirkan aplikasi pesaing.

Apple membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa kesepakatannya dengan OpenAI tidak bersifat eksklusif.

“Memilih satu mitra terlebih dahulu bukanlah tindakan melanggar hukum,” tulis Apple dalam pernyataan resminya kepada pengadilan.

Baca Juga : Parallel Web Systems Siap Revolusi Pencarian Web dengan AI, Usai Raih Dana Rp1,5 Triliun

Respons OpenAI dan Dinamika Persaingan AI

OpenAI menanggapi gugatan itu dengan menyebutnya “konsisten dengan pola pelecehan terus-menerus dari Tuan Musk,” serta menyatakan siap membuktikan hal tersebut di pengadilan. Di sisi lain, Musk juga tengah menggugat OpenAI dan para pemimpinnya dalam kasus terpisah di California.

Apple menegaskan bahwa mereka tidak melakukan praktik anti-persaingan karena chatbot lain tetap tersedia melalui browser maupun aplikasi di App Store. Produk X seperti Grok juga diklaim memiliki peringkat tinggi di platform tersebut.

Gugatan ini muncul di tengah persaingan sengit industri AI. ChatGPT menjadi aplikasi konsumen dengan pertumbuhan tercepat sejak diluncurkan pada akhir 2022.

Musk sendiri mengakuisisi X (Twitter) senilai $33 miliar pada Maret lalu, salah satunya untuk memperkuat kemampuan pelatihan chatbot AI miliknya. *

 

Sumber :

Reuters

OpenAI Raih Kontrak AI Militer AS Lewat AWS, Gantikan Anthropic

BERIKABARNEWS l – OpenAI resmi memperluas kiprahnya ke...

Ilustrasi - OpenAI dan Amazon Web Services terkait kontrak AI militer Amerika Serikat.

Nscale Kantongi $2 Miliar, Valuasi Tembus $14,6 Miliar untuk Ekspansi AI

BERIKABARNEWS l LONDON – Perusahaan infrastruktur kecerdasan buatan...

Ilustrasi - pusat data Nscale untuk ekspansi AI dan teknologi cerdas

MacBook Air dan MacBook Pro M5 Resmi Rilis, Performa AI Kian Kencang

BERIKABARNEWS l – Apple kembali menguatkan posisinya di...

Tampilan terbaru MacBook Air dan MacBook Pro dengan chip M5 yang mengusung peningkatan performa AI dan desain premium.

OpenAI Raih Pendanaan Rp1.700 Triliun, Siap Dominasi Pasar AI

BERIKABARNEWS l – Investasi di sektor kecerdasan buatan...

Logo OpenAI.

Anthropic Gaspol Perluas AI Bisnis, Claude Kini Terhubung ke Gmail

BERIKABARNEWS l – Startup kecerdasan buatan asal Amerika...

Logo Anthropic, perusahaan kecerdasan buatan pengembang teknologi AI Claude untuk bisnis.

Dokumen Pengadilan: 1 dari 5 Remaja Lihat Konten Seksual di Instagram

BERIKABARNEWS l – Fakta mengejutkan terungkap dari dokumen...

Ilustrasi aplikasi Instagram di ponsel pintar.

berita terkini