BERIKABARNEWS l RIYADH – Arab Saudi semakin agresif dalam persaingan teknologi kecerdasan buatan (AI) global. Melalui perusahaan AI nasionalnya, Humain, kerajaan tersebut resmi menggelontorkan investasi sebesar US$3 miliar atau sekitar Rp47 triliun ke xAI, perusahaan rintisan AI milik Elon Musk.
Investasi jumbo ini merupakan bagian dari putaran pendanaan Seri E xAI. Tak lama setelah pendanaan tersebut, xAI resmi diakuisisi oleh perusahaan antariksa milik Musk, SpaceX.
Dengan suntikan dana tersebut, Humain kini menjadi pemegang saham minoritas yang signifikan. Setelah proses akuisisi rampung, kepemilikan Humain di xAI otomatis dikonversi menjadi saham di SpaceX.
Langkah ini mempertegas ambisi Arab Saudi dalam memperkuat sektor teknologi tinggi di bawah program Vision 2030, yang bertujuan mendiversifikasi ekonomi dan mengurangi ketergantungan pada minyak bumi.
Baca Juga : Dua Pendiri xAI Mundur, Jimmy Ba dan Tony Wu Tinggalkan Perusahaan Elon Musk
Sebelumnya, Humain dan xAI juga telah menjalin kemitraan untuk membangun pusat data AI berkapasitas 500 megawatt. Infrastruktur ini diproyeksikan mendukung lonjakan kebutuhan komputasi untuk pengembangan model AI generasi terbaru.
Pada Januari 2026, xAI mengumumkan keberhasilan mengumpulkan dana hingga US$20 miliar dalam pendanaan Seri E yang diperluas. Dana tersebut digunakan untuk mempercepat pengembangan model AI guna bersaing dengan pemain besar seperti OpenAI dan Anthropic.
Kini, dengan bergabungnya xAI ke dalam SpaceX serta masuknya modal dari Arab Saudi, posisi perusahaan Musk semakin kuat dalam kompetisi teknologi global yang kian sengit.*
Sumber :
Reuters
