SpaceX Hentikan Peluncuran Falcon 9 Sementara Usai Gangguan Teknis

Roket Falcon 9 milik SpaceX saat peluncuran misi satelit Starlink.

BERIKABARNEWS l – SpaceX menghentikan sementara seluruh peluncuran roket Falcon 9 setelah tahap kedua roket tersebut mengalami gangguan teknis usai misi peluncuran satelit Starlink, Senin (2/2/2026). Keputusan ini diambil sebagai langkah kehati-hatian sembari perusahaan melakukan investigasi menyeluruh.

Pada misi tersebut, Falcon 9 sukses membawa 25 satelit Starlink ke orbit dari California Selatan. Namun, masalah muncul ketika tahap kedua roket bersiap melakukan proses deorbit untuk kembali ke Bumi. SpaceX menyebut terjadi “kondisi tidak normal” pada sistem roket.

Melalui pernyataan resmi di platform X, SpaceX menjelaskan bahwa sesuai prosedur keselamatan, tahap kedua roket langsung mengosongkan sisa bahan bakar. Tim teknis kini tengah menelaah data penerbangan untuk mengidentifikasi penyebab gangguan dan menentukan langkah perbaikan sebelum Falcon 9 kembali dioperasikan.

SpaceX belum memastikan berapa lama proses investigasi akan berlangsung. Kendala pada tahap kedua roket dinilai serius karena berpotensi menimbulkan risiko keselamatan apabila proses deorbit tidak berjalan sesuai rencana dan roket jatuh di luar zona aman.

Baca Juga : Investasi Rp1.500 Triliun Nvidia ke OpenAI Mandek, Ini Penyebabnya

Falcon 9 dikenal sebagai roket paling aktif di dunia. Sepanjang 2025, roket ini mencatat 165 kali peluncuran, sebagian besar untuk mendukung jaringan internet satelit Starlink. Meski misi terbaru tidak dikategorikan gagal karena muatan berhasil dilepas, insiden ini tetap menjadi perhatian serius bagi SpaceX.

Terakhir kali Falcon 9 mengalami kegagalan fatal hingga menyebabkan hilangnya satelit terjadi pada 2024, sekaligus menjadi kegagalan pertama sejak 2016.

Di sisi lain, proses pengawasan turut terkendala situasi penutupan pemerintahan Amerika Serikat. Juru bicara Federal Aviation Administration (FAA) dilaporkan tengah dirumahkan sementara akibat government shutdown, sehingga belum ada pernyataan resmi regulator terkait dampak keselamatan publik dari insiden tersebut. *

 

Sumber :

Reuters

Kru Artemis II Kembali ke Bumi, NASA Siap Lanjut ke Misi Bulan Berikutnya

BERIKABARNEWS l – Kru misi Artemis II akhirnya...

Pemandangan Bulan dari misi NASA.

Meta Rilis Muse Spark, AI ‘Superintelijen’ Andalan Zuckerberg

BERIKABARNEWS l – Meta Platforms resmi meluncurkan model...

CEO Meta Mark Zuckerberg memperkenalkan Muse Spark, model AI superintelijen terbaru untuk platform digital Meta.

Google Perketat Gemini AI Usai Gugatan, Fitur Kesehatan Mental Diperbarui

BERIKABARNEWS l – Perusahaan teknologi Google resmi memperbarui...

Google perketat keamanan AI Gemini 2026.

Astronot Artemis 2 Saksikan Cekungan Orientale Bulan

BERIKABARNEWS l – Dunia antariksa kembali mencatat sejarah....

Pemandangan Cekungan Orientale di Bulan yang diamati langsung oleh astronot Artemis 2 dari pesawat Orion.

NASA Kembali ke Bulan, Artemis 2 Ukir Sejarah Baru Antariksa

BERIKABARNEWS l – NASA kembali mencatat tonggak penting...

Peluncuran kapsul Orion dalam misi Artemis 2 menuju orbit Bulan.

Baltimore Gugat xAI, Chatbot Grok Picu Kontroversi

BERIKABARNEWS l BALTIMORE – Kontroversi teknologi kecerdasan buatan...

Ilustrasi chatbot Grok milik xAI yang memicu kontroversi hingga digugat Baltimore.

berita terkini