BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, menyerahkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Jalan Dharma Putra I, Kecamatan Pontianak Utara, Kamis (29/10/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota Pontianak terhadap warga yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran.
Kebakaran yang terjadi pada Rabu (28/10/2026) malam itu mengakibatkan rumah milik Andre dan Sri Asih terbakar habis. Sedikitnya lima orang terdampak dalam peristiwa tersebut, termasuk anak-anak.
Bahasan menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa keluarga korban. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak warga setelah kebakaran.
“Musibah tentu tidak pernah kita inginkan. Pemerintah hadir untuk membantu meringankan beban warga, terutama kebutuhan yang sifatnya mendesak setelah kebakaran,” ujarnya.
Baca Juga : Angkutan Umum Pontianak Ditargetkan Beroperasi Mei 2027
Menurut Bahasan, penanganan pascakebakaran tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan awal. Pendataan dan pendampingan terhadap korban juga diperlukan untuk mengetahui kebutuhan lanjutan setiap keluarga.
Ia mengapresiasi keterlibatan Dinas Sosial, Taruna Siaga Bencana (Tagana), pihak kecamatan, kelurahan, serta unsur terkait yang telah melakukan pendataan dan mendampingi warga terdampak.
Bahasan meminta seluruh pihak terus berkoordinasi agar kebutuhan dasar korban dapat segera terpenuhi, terutama bagi keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat.
“Terutama bagi keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat, tentu perlu perhatian bersama. Jangan sampai setelah kejadian mereka kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar,” jelasnya.
Selain menyerahkan bantuan, Bahasan mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan permukiman.
Baca Juga : Pasar Murah Pontianak Timur, Bantu Ringankan Beban Warga
Ia meminta warga rutin memeriksa instalasi listrik, memperhatikan penggunaan peralatan rumah tangga, serta memastikan akses bagi petugas tetap tersedia jika terjadi keadaan darurat.
“Kita semua harus lebih berhati-hati. Cek instalasi listrik, penggunaan peralatan rumah tangga dan hal-hal lain yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” pesannya.
Bahasan berharap keluarga yang terdampak diberikan ketabahan dan kekuatan untuk bangkit setelah musibah. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah bersama masyarakat akan berupaya membantu korban agar dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari.
“Semoga keluarga diberikan ketabahan. Pemerintah bersama masyarakat akan berupaya membantu agar mereka bisa melewati kondisi ini dan kembali menjalankan aktivitas seperti biasa,” pungkasnya. *
