BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus mempercepat pembangunan infrastruktur untuk memperkuat konektivitas antarwilayah. Bupati Kubu Raya, Sujiwo, memastikan pembangunan jalan poros yang menghubungkan Desa Korek hingga Desa Durian di Kecamatan Sungai Ambawang menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Sujiwo saat menghadiri Safari Ramadan dan Haul Akbar di Pondok Pesantren Darun Nasyiin, Desa Simpang Kanan, Rabu (4/3/2026).
Sujiwo mengungkapkan, pengerjaan fisik jalan akan dimulai setelah Hari Raya Idulfitri. Pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk tahap awal perbaikan jalan dari Desa Korek menuju Desa Simpang Kanan.
“Insyaallah habis Lebaran kita mulai bangun lagi. Dulu para kiai dari Jawa Timur datang ke sini jalannya masih becek dan rusak. Sekarang kita perbaiki secara bertahap, targetnya dari Jembatan Desa Korek sampai Desa Simpang Kanan sudah mulus,” ujar Sujiwo di hadapan para santri dan tokoh masyarakat.
Menurutnya, pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari rencana besar peningkatan konektivitas wilayah. Jalur ini dirancang menghubungkan sejumlah desa di Sungai Ambawang, mulai dari Desa Korek, Simpang Kanan, Puguk, Pasak, Pasak Piang hingga Desa Durian.
Baca Juga : Bupati Sujiwo Ingin Pesantren Tak Lagi Jadi Pilihan Terakhir
Sujiwo menegaskan, kondisi geografis Kubu Raya yang sangat luas membuat pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara bertahap. Meski demikian, pemerintah daerah akan terus mengupayakan agar jalur tersebut masuk dalam perencanaan anggaran setiap tahun.
“Kubu Raya ini wilayahnya sangat luas. Karena itu saya berupaya setiap tahun pembangunan jalur dari Korek hingga tembus Desa Durian tetap masuk dalam anggaran,” jelasnya.
Ia menilai keberadaan jalan poros tersebut sangat penting untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat. Akses transportasi yang lebih baik akan memudahkan mobilitas warga serta distribusi hasil perkebunan dan pertanian.
Selain itu, jalur tersebut juga mendukung aktivitas pendidikan karena terdapat sejumlah pondok pesantren di sepanjang kawasan Sungai Ambawang.
“Mohon doa para santri, ulama, kiai, dan masyarakat. Tantangan membangun Kubu Raya memang besar, tapi itu menjadi semangat bagi kami untuk terus bekerja memberikan yang terbaik,” tutup Sujiwo.
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berharap pembangunan infrastruktur ini dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan akses transportasi masyarakat di wilayah pedalaman Sungai Ambawang.*
Sumber :
Prokopim KKR
