BERIKABARNEWS l SUNGAI RAYA – Keluhan pedagang di Pasar Bahagia, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, akhirnya mendapat perhatian langsung dari Sujiwo. Bupati melakukan peninjauan mendadak pada Sabtu (14/2/2026) pagi untuk melihat kondisi pasar yang dinilai semrawut dan kurang tertata.
Dalam kunjungan tersebut, Sujiwo berdialog langsung dengan para pedagang yang mengeluhkan sepinya pembeli, akses jalan tertutup parkir liar, hingga persoalan sampah yang menumpuk di area belakang pasar.
Basiem, pedagang sayur yang menempati los bagian belakang, mengaku pendapatannya menurun drastis karena pembeli enggan masuk ke dalam pasar.
“Kadang cuma laku satu kilo, padahal bawa belasan kilo. Orang-orang lebih memilih belanja di depan,” keluhnya.
Menurutnya, keberadaan lapak liar di badan jalan membuat arus pembeli terpusat di bagian depan, sementara pedagang di dalam pasar kesulitan mendapatkan pelanggan.
Hal senada disampaikan Sunardi. Ia menyebut kondisi pedagang saat ini seperti “mati suri” karena akses masuk pasar tertutup parkir dan aktivitas jualan di pinggir jalan.
Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Sujiwo langsung menginstruksikan penertiban lapak yang menyerobot badan jalan serta area parkir. Penataan ini akan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan instansi terkait.
Selain itu, pengelolaan parkir akan dialihkan ke Dinas Perhubungan (Dishub) untuk memastikan ketertiban dan kelancaran akses keluar masuk pasar.
“Tidak boleh lagi ada parkir atau jualan seenaknya di jalan. Parkir tetap berjalan, tapi pengelolaannya kita ambil alih supaya tertib dan tidak menutup akses masuk,” tegas Sujiwo.
Untuk persoalan kebersihan, Bupati juga memerintahkan penyediaan bak sampah permanen dengan jadwal pengangkutan rutin setiap hari guna menghilangkan kesan kumuh dan bau yang mengganggu aktivitas jual beli.
Baca Juga : Simpang WBA Ditata Tanpa Penggusuran, Sujiwo Turun Langsung Pimpin Kerja Bakti
Sebagai langkah strategis, Pemkab Kubu Raya akan membuka akses masuk pasar dari dua sisi, yakni depan dan belakang. Dengan akses kendaraan roda dua yang lebih lancar, diharapkan distribusi pembeli merata hingga ke los bagian dalam.
“Kalau sepeda motor bisa masuk dari dua arah secara lancar, pedagang di dalam pasti ikut bergerak ekonominya,” ujarnya optimistis.
Bupati meminta pedagang bersabar karena proses penataan dilakukan bertahap. Ia memastikan perbaikan mulai dijalankan sejak hari kunjungan tersebut.
Penataan Pasar Bahagia ini menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam menciptakan pasar rakyat yang tertib, bersih, dan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat secara merata.*
Sumber :
Prokopim Kubu Raya
