BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Muhammad Zulfan Salis dan Nurhaliza resmi dinobatkan sebagai Duta Lanceng dan Praben Kota Pontianak Tahun 2026 pada Grand Final Pemilihan Duta Lanceng dan Praben yang digelar di Pontianak Convention Center (PCC), Sabtu (11/7/2026) malam.
Keduanya berhasil meraih gelar tersebut setelah melalui serangkaian tahapan seleksi yang menguji kemampuan komunikasi, wawasan budaya dan pariwisata, pengetahuan tentang budaya Madura, serta komitmen dalam melestarikan nilai-nilai budaya di Kota Pontianak.
Terpilihnya Muhammad Zulfan Salis dan Nurhaliza diharapkan dapat menjadi representasi generasi muda yang mampu berperan aktif dalam memperkenalkan budaya Madura sekaligus mendukung promosi pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Pontianak.
Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, mengapresiasi penyelenggaraan Pemilihan Duta Lanceng dan Praben yang dinilai menjadi salah satu upaya nyata dalam menjaga kelestarian budaya sekaligus membina generasi muda agar semakin mencintai warisan budaya daerah.
Menurutnya, ajang tersebut tidak hanya bertujuan memilih putra-putri terbaik, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk memahami, merawat, dan mempromosikan tradisi serta adat istiadat Madura yang telah tumbuh dan berkembang di Kota Pontianak.
“Ajang ini bukan sekadar memilih putra-putri terbaik, tetapi menjadi sarana bagi generasi muda untuk menjaga, merawat, dan mempromosikan tradisi serta adat Madura yang tumbuh dan berkembang di Kota Pontianak,” ujarnya.
Baca Juga : Disdikbud Pontianak Ajak Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah melalui Gerakan GAMAS
Bahasan menambahkan, Kota Pontianak sebagai kota yang dikenal dengan keberagaman budaya membutuhkan generasi muda yang mampu menjadi perekat persaudaraan di tengah masyarakat multikultural.
Karena itu, kehadiran Duta Lanceng dan Praben diharapkan dapat menjadi teladan dalam memperkuat nilai toleransi, persatuan, serta semangat kebersamaan antar suku dan budaya yang telah lama menjadi identitas Kota Pontianak.
Ia juga mengajak para duta terpilih untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjadi penyambung nilai-nilai budaya kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Jadilah penyambung lidah budaya, perkuat silaturahmi dengan semua suku, dan berikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Pontianak,” pesannya.
Bahasan menegaskan, budaya Madura merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah dan keberagaman budaya Kota Pontianak. Oleh sebab itu, pelestarian budaya menjadi tanggung jawab bersama sebagai bagian dari upaya menjaga kekayaan budaya daerah.
Baca Juga : Amirullah Minta Pemusatan Latihan Kafilah MTQ Pontianak Dikelola Serius dan Terukur
Pemerintah Kota Pontianak, lanjutnya, terus berkomitmen mendukung berbagai kegiatan kebudayaan yang mampu memperkuat identitas daerah sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat.
Bahkan, ke depan direncanakan penyelenggaraan Pekan Budaya Madura sebagai ruang yang lebih luas untuk memperkenalkan seni, tradisi, dan budaya Madura kepada masyarakat.
Dengan terpilihnya Muhammad Zulfan Salis dan Nurhaliza sebagai Duta Lanceng dan Praben Kota Pontianak Tahun 2026, diharapkan keduanya dapat mengemban amanah sebagai duta budaya yang mampu menginspirasi generasi muda untuk terus mencintai, melestarikan, dan mengembangkan warisan budaya bangsa di tengah perkembangan zaman.**
