BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha guna mempercepat pembangunan daerah di tengah keterbatasan kapasitas fiskal. Langkah tersebut diwujudkan melalui peluncuran Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TSBLP) atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (9/7/2026) malam.
Peluncuran forum dipimpin langsung Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan didampingi Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan. Kegiatan itu dihadiri jajaran direksi ratusan perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Barat sebagai upaya menyelaraskan program CSR dengan prioritas pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Ria Norsan memaparkan capaian pembangunan Kalimantan Barat yang menunjukkan tren positif. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Kalbar meningkat dari 5,39 persen pada 2025 menjadi 6,14 persen pada 2026. Sementara itu, angka kemiskinan juga berhasil ditekan hingga berada di level 6,16 persen.
Baca Juga : Ria Norsan Kukuhkan Pengurus PKDI Kalbar, Pastikan Tak Ada Lagi Desa Tertinggal
Meski demikian, menurutnya, percepatan pembangunan tetap membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk sektor swasta melalui program CSR yang terarah dan berkelanjutan.
“Kita ingin memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha agar pembangunan di Kalimantan Barat dapat berjalan lebih cepat, merata, dan berkelanjutan. TSBLP atau CSR ini harus benar-benar memberikan manfaat nyata yang langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Ria Norsan.
Melalui Forum TSBLP/CSR, Pemerintah Provinsi Kalbar ingin memastikan program tanggung jawab sosial perusahaan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar mendukung kebutuhan pembangunan daerah.
Program CSR perusahaan nantinya akan diselaraskan dengan program prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat Tahun Anggaran 2027, termasuk pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Buka Kejurprov Pelti Cup II 2026, 216 Atlet Tenis Ramaikan Persaingan
Selain memperkuat sinergi melalui CSR, Ria Norsan juga mengajak dunia usaha berperan aktif dalam meningkatkan kemandirian fiskal daerah.
Ia mendorong perusahaan dan para pekerja untuk taat membayar pajak daerah, menggunakan kendaraan berpelat Kalimantan Barat (KB), serta memanfaatkan layanan perbankan daerah melalui Bank Kalbar.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan dunia usaha akan menciptakan hubungan yang saling menguntungkan sekaligus mempercepat terwujudnya pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kalimantan Barat.
Ia berharap Forum TSBLP/CSR menjadi wadah mempererat kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.*
