BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai perhelatan Gema Idulfitri 1447 Hijriah yang digelar di Bundaran Gaforaya, Sungai Raya, Jumat malam (27/3/2026). Ribuan warga memadati lokasi untuk menikmati rangkaian acara yang berlangsung meriah.
Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya ini menghadirkan beragam hiburan religi dan budaya, mulai dari hadrah, kasidah, hingga tarian daerah. Puncak acara ditandai dengan pesta kembang api yang memukau dan disambut antusias masyarakat.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menyebut Gema Idulfitri bukan sekadar seremoni, melainkan momentum mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat tanpa sekat.
“Kami ingin Idulfitri ini menjadi sarana memperkuat silaturahmi. Tidak ada jarak antara pemerintah dan masyarakat, semua bisa saling bermaaf-maafan secara langsung,” ujarnya.
Menariknya, meski digelar meriah, Sujiwo menegaskan pelaksanaan kegiatan tetap mengedepankan efisiensi anggaran. Ia menyebut sebagian besar pembiayaan berasal dari dukungan dan partisipasi berbagai pihak, bukan sepenuhnya dari APBD.
Menurutnya, pesta kembang api hingga fasilitas pendukung seperti panggung dan pencahayaan banyak didukung oleh donatur. Kontribusi dari APBD pun disebut sangat minimal, diperkirakan tidak lebih dari 15 persen dari total anggaran.
“Di tengah efisiensi anggaran, kami tetap ingin menghadirkan hiburan untuk masyarakat tanpa membebani keuangan daerah,” jelasnya.
Baca Juga : Bupati Sujiwo: ASN Harus Solid, Ibarat Panglima dan Pasukan
Di akhir acara, Sujiwo bersama jajaran Forkopimda menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri sekaligus memohon maaf kepada masyarakat atas segala kekurangan dalam pelayanan.
Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan demi kesejahteraan masyarakat Kubu Raya.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi atas dukungan TNI, Polri, dan DPRD yang turut menjaga keamanan dan kelancaran acara, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.*
