Mulai 1 April 2026, Kendaraan Asing di Malaysia Hanya Boleh Isi Pertamax Turbo (RON97) Seharga 22.300 Rupiah

Ilustrasi - Pengendara kendaraan asing mengisi RON97 di SPBU Kuching setelah larangan RON95 diberlakukan.

BERIKABARNEWS l KUCHING – Pemerintah Malaysia resmi memberlakukan aturan baru bagi kendaraan berpelat asing mulai 1 April 2026. Dalam kebijakan ini, pengemudi dari luar negeri, termasuk Indonesia, hanya diperbolehkan mengisi bensin setara Pertamax Turbo atau RON97 dengan harga sekitar Rp22.300 per liter.

Aturan ini menjadi perhatian penting bagi warga Kalimantan Barat yang kerap bepergian ke Kuching maupun wilayah Sarawak lainnya menggunakan kendaraan pribadi.

Melalui Kementerian Perdagangan Dalam Negeri dan Kos Sara Hidup (KPDN), pemerintah melarang total kendaraan asing mengisi bensin RON95 (nozel kuning), baik dalam skema subsidi maupun non-subsidi. Kebijakan ini bertujuan memastikan subsidi BBM hanya dinikmati masyarakat lokal.

Dengan demikian, pengemudi lintas negara kini wajib menggunakan RON97 (nozel hijau) dengan harga pasar. Per akhir Maret 2026, harga RON97 berada di kisaran RM5,15 per liter atau setara sekitar Rp22.300.

Menteri KPDN, Armizan Mohd Ali, menegaskan bahwa aturan baru ini juga memperluas penegakan hukum. Tidak hanya operator SPBU, pengemudi kendaraan asing yang melanggar juga akan dikenai sanksi.

“Mulai 1 April 2026, pelanggaran tidak hanya dikenakan kepada operator SPBU, tetapi juga kepada pengemudi kendaraan berpelat asing,” tegasnya.

Pengemudi yang nekat mengisi RON95 berisiko dikenai denda, sementara SPBU yang melayani pengisian tersebut juga dapat dijatuhi sanksi tegas.

Baca Juga : Sarawak dan Sabah Batasi Pembelian BBM 50 Liter Per Mobil

Kebijakan ini penting diperhatikan oleh masyarakat Kalbar yang sering melintas ke Malaysia. Pengendara diimbau untuk hanya menggunakan nozel hijau (RON97) dan menghindari nozel kuning (RON95) guna menghindari pelanggaran hukum.

Sebagai informasi, harga RON95 non-subsidi di Malaysia saat ini berada di kisaran RM3,87 per liter, sementara harga subsidi melalui skema BUDI MADANI sekitar RM1,99 per liter dan hanya diperuntukkan bagi warga lokal.

Dengan aturan ini, pemerintah Malaysia berharap distribusi BBM bersubsidi menjadi lebih tepat sasaran sekaligus menekan potensi penyalahgunaan di wilayah perbatasan. (ndo)

Sarawak Siap Beri Bantuan Tangani Kabut Asap Kalbar

BERIKABARNEWS l KUCHING – Pemerintah Sarawak menyatakan siap...

Datuk Len Talif Salleh menyampaikan kesiapan Sarawak membantu Indonesia menangani karhutla dan kabut asap. (Foto: facebook.com/lentalif.salleh.7)

Kamar Terkunci dari Dalam, WNI Ditemukan Tak Bernyawa di Miri

BERIKABARNEWS l MIRI – Seorang perempuan Warga Negara...

Petugas BBP Lopeng melakukan evakuasi terhadap seorang WNI yang ditemukan meninggal di kamar sewanya di Miri, Sarawak. (Suara Sarawak)

60 Tahun Perjanjian Damai, Sarawak Kenang Pengorbanan Veteran Konfrontasi

BERIKABARNEWS l KUCHING – Sarawak mengenang jasa personel...

Veteran Konfrontasi menghadiri peringatan 60 tahun Perjanjian Damai Malaysia-Indonesia di Kuching, Sarawak. (Foto: facebook.com/YBKarimHamzah)

Diguyur Hujan Dua Hari, Udara Kuching Berangsur Baik

BERIKABARNEWS l KUCHING – Kualitas udara di Kota...

Suasana Kuching Waterfront kembali ramai setelah kualitas udara Kuching berangsur membaik usai hujan dua hari.

Tanpa Jangkar di Perairan Bintulu, Kapal Tunda Diawaki 4 WNI Ditahan

BERIKABARNEWS l BINTULU – Sebuah kapal tunda atau...

Kapal tunda yang ditahan Maritim Malaysia di perairan Bintulu karena diduga beroperasi tanpa jangkar. (Foto: facebook.com/maritimmalaysia)

Akhirnya Hadir di Sarawak, IKEA Buka Toko Pertama di Kuching

BERIKABARNEWS l KUCHING – IKEA Malaysia akhirnya memperluas...

IKEA akan membuka toko pertama di Kuching, Sarawak, pada Desember 2026. (Foto: instagram.com/ikeamalaysia)

berita terkini