BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sektor ekonomi kreatif dan UMKM di Kalimantan Barat kembali menunjukkan geliat positif. Hal ini ditandai dengan peresmian Green Asana Coffee yang berlokasi di Jalan Tani, Pontianak Timur, pada Minggu (11/1/2025).
Peresmian kafe tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat. Kehadiran Green Asana Coffee diharapkan tidak hanya menjadi destinasi kuliner baru, tetapi juga berperan sebagai penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan mengapresiasi keberanian pelaku usaha yang terus berinovasi di tengah dinamika ekonomi. Ia berharap Green Asana Coffee dapat berkembang pesat dan memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar.
“Mudah-mudahan kita doakan bersama agar kafe ini maju, laris, dan membawa keberkahan untuk Kalimantan Barat,” ujar Ria Norsan. Ia juga mengingatkan pentingnya tanggung jawab sosial dalam berusaha, salah satunya melalui kewajiban zakat. “Jangan lupa, hasil dari usaha ini juga 2,5 persen dizakatkan,” tambahnya.
Di era saat ini, kafe tidak lagi sekadar tempat menikmati kopi. Kehadiran Green Asana Coffee juga diharapkan menjadi ruang interaksi sosial, tempat bertemunya ide-ide kreatif, serta wadah kolaborasi bagi komunitas dan generasi muda.
Dengan konsep yang tepat, kafe dinilai mampu berkontribusi dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, sekaligus membuka peluang lapangan kerja baru di Kota Pontianak.
Salah satu keunggulan yang disoroti Gubernur Norsan adalah komitmen Green Asana Coffee dalam menyajikan menu khas daerah Kalimantan Barat. Ia mendorong kafe ini menjadi etalase kuliner lokal yang autentik.
“Di sini ada Ketupat Colet yang merupakan ciri khas Kabupaten Ketapang, serta Bubur Tumis. Jadi, bagi siapa saja yang mencari cita rasa khas Kalimantan Barat, semuanya bisa ditemukan di sini,” ungkapnya.
Menurutnya, penguatan identitas kuliner lokal menjadi strategi efektif untuk menarik minat wisatawan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada generasi muda.
Baca Juga : Sinergi Pemprov Kalbar–Garuda, Penerbangan Diperkuat
Selain kuliner tradisional, Kalimantan Barat juga memiliki potensi besar di sektor kopi. Salah satunya adalah Kopi Liberika Kayong Utara yang telah mendapat pengakuan internasional sebagai Best Alternative Coffee in the World 2022.
Seiring kopi yang kini menjadi bagian dari gaya hidup, Gubernur berharap Green Asana Coffee dapat terus mengangkat dan mempromosikan kopi lokal Kalbar agar semakin dikenal luas.
“Mudah-mudahan kafe ini dapat mengangkat produk kopi asal Kalimantan Barat dan semakin memperkaya suasana kuliner di daerah kita,” pungkas Ria Norsan. *
Sumber :
MC Kalbar
