Distribusi Pangan Jadi Sorotan, Gubernur Ria Norsan Perkuat Strategi Pengendalian Inflasi Kalbar

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memimpin High Level Meeting Pengendalian Inflasi Semester II Tahun 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Pontianak.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menjadikan distribusi pangan sebagai salah satu fokus utama dalam upaya pengendalian inflasi di daerah. Hal itu disampaikannya saat memimpin High Level Meeting (HLM) Pengendalian Inflasi Semester II Tahun 2026 di Aula Keriang Bandong, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (22/7/2026).

Rapat tersebut digelar untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas harga, mengantisipasi gejolak inflasi, serta memperkuat ketahanan pangan demi menjaga daya beli masyarakat.

Dalam arahannya, Ria Norsan mengungkapkan bahwa margin distribusi sejumlah komoditas pangan di Kalimantan Barat masih cukup tinggi berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar.

Komoditas beras tercatat memiliki margin distribusi sebesar 18,17 persen, sementara bawang putih mencapai 47,98 persen. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena dapat memengaruhi harga pangan di tingkat konsumen.

Baca Juga : Pengembangan Agribisnis Ayam Petelur di Ketapang Perkuat Kemandirian Ekonomi Desa

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Ria Norsan meminta seluruh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kabupaten dan kota memperkuat penerapan strategi 4K, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.

Ia juga mendorong TPID meningkatkan efisiensi rantai distribusi agar pasokan pangan tetap lancar dan harga kebutuhan pokok lebih terkendali.

Meski menyoroti distribusi pangan, Gubernur memastikan kondisi inflasi Kalimantan Barat hingga saat ini masih berada dalam rentang sasaran nasional.

“Berdasarkan data, inflasi year-on-year Kalimantan Barat tercatat sebesar 2,24 persen, sementara target inflasi nasional tahun 2026 berada pada kisaran 2,5 persen plus minus 1 persen,” ujar Ria Norsan.

Baca Juga : Pemprov Kalbar Percepat Penataan Aset Daerah, 79,5 Persen Tanah Sudah Bersertifikat

Meski demikian, ia meminta seluruh pihak tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan harga komoditas strategis seperti beras, cabai, bawang merah, dan berbagai jenis ikan yang kerap menjadi penyumbang inflasi.

High Level Meeting Pengendalian Inflasi Semester II Tahun 2026 turut dihadiri unsur Forkopimda Kalbar, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Barat, Badan Pusat Statistik (BPS), Perum Bulog, PT Pertamina Patra Niaga, serta sejumlah instansi vertikal lainnya.

Melalui koordinasi dan kolaborasi yang semakin kuat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap upaya pengendalian inflasi dapat berjalan lebih efektif sehingga stabilitas harga, ketahanan pangan, dan daya beli masyarakat tetap terjaga.*

Pemprov Kalbar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik se-Kalimantan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menerima penghargaan TPAKD Award 2026 untuk Pemprov Kalbar sebagai TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Kalimantan.

Atasi Kelangkaan BBM dan Pemadaman Listrik, Pemprov Kalbar Perkuat Sinergi Pertamina dan PLN

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan memimpin rapat koordinasi bersama Pertamina dan PLN untuk membahas distribusi BBM bersubsidi dan pemadaman listrik di Kalimantan Barat.

Pemprov Kalbar Libatkan 7 Akademisi untuk Cegah Karhutla

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan usai memimpin rapat koordinasi pencegahan dan mitigasi karhutla bersama tujuh akademisi di Kantor Gubernur Kalbar.

ONEderful, Novotel Pontianak Convention Centre Rayakan Satu Tahun Perjalanan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Novotel Pontianak Convention Centre...

Perayaan ulang tahun pertama Novotel Pontianak Convention Centre bertema ONEderful di Lotus Ballroom pada 20 Oktober 2026.

Pemprov Kalbar dan Bank Kalbar Luncurkan Program KUM Peduli untuk UMKM

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menghadiri peresmian program KUM Peduli untuk memperluas akses pembiayaan bagi UMKM di Hotel Mercure Pontianak.

Krisantus Kurniawan Dorong INKANAS Kalbar Cetak Karateka Berprestasi

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Wakil Gubernur Kalimantan Barat...

Krisantus Kurniawan menghadiri penyematan sabuk hitam dan ujian kenaikan tingkat karateka INKANAS Kalbar di Pantai Pak Lotay, Singkawang.

berita terkini