BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan resmi melakukan soft launching Open API Pembayaran Bank Kalbar dan QRIS Dinamis MPM sebagai langkah mempercepat digitalisasi pajak daerah dan meningkatkan transparansi pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Peresmian dilakukan dalam High-Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Aula Keriang Bandong, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalbar, Rabu (5/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan beserta jajaran TP2DD.
Ria Norsan mengatakan kehadiran Open API Bank Kalbar dan QRIS Dinamis MPM menjadi bagian dari upaya modernisasi sistem pembayaran daerah. Inovasi ini diharapkan mampu menyederhanakan birokrasi sekaligus mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel.
Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Ajak ASN Kalbar Rutin Ikuti Kajian Keagamaan di Masjid An-Naim
Menurutnya, keberhasilan digitalisasi tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada pengawasan yang dilakukan secara konsisten.
“Inovasi Open API dan QRIS Dinamis MPM harus diimbangi dengan pengawasan implementasi riil di lapangan oleh Bapenda dan Bank Kalbar guna memastikan optimalisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah,” ujar Ria Norsan.
Selain meluncurkan inovasi tersebut, Gubernur juga memberikan apresiasi kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Kalimantan Barat yang berhasil meraih kategori Digital dalam penilaian Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
Baca Juga : Erlina Norsan Ajak Perempuan Jadi Garda Terdepan Tanamkan Nilai Agama dalam Keluarga
Ia menilai capaian tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat transformasi digital, khususnya pada sistem transaksi pemerintahan dan pelayanan publik.
“Berkat kerja sama dan ikhtiar bersama, seluruh pemerintah daerah di Provinsi Kalimantan Barat kini berada pada kategori Digital dalam penilaian Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD),” pungkasnya.*
