Gubernur Ria Norsan Tegaskan Komitmen Transparansi Pengelolaan Keuangan Daerah

Gubernur Kalbar Ria Norsan menghadiri pertemuan BPK RI di Bali membahas transparansi keuangan daerah

BERIKABARNEWS l DENPASAR – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah saat menghadiri pertemuan strategis yang digelar Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) di Aula Bima BPK Provinsi Bali, Kamis (12/2/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum penguatan koordinasi tata kelola keuangan daerah, khususnya bagi provinsi di wilayah Indonesia bagian barat dan tengah.

Anggota VI BPK RI, Fathan Subchi, menyampaikan bahwa entry meeting bertujuan memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), lanjutnya, merupakan agenda rutin tahunan guna menilai kinerja keuangan sekaligus dasar pemberian opini.

Ia menekankan pentingnya penyajian laporan keuangan yang transparan dan akuntabel di tengah meningkatnya tuntutan publik terhadap tata kelola keuangan negara.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), Rudy Mas’ud, menyatakan komitmen kolektif para kepala daerah untuk menjaga integritas dalam penyusunan LKPD. Ia menilai pemeriksaan BPK bukan sekadar formalitas, melainkan sarana pembelajaran untuk memperkuat sistem pengendalian internal.

Rudy juga menyoroti tantangan integrasi sistem digital seperti SIPD RI yang perlu diimbangi kesiapan data dan dokumen pendukung dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca Juga : Bank Kalbar Cetak Laba Rp522 Miliar, Ria Norsan Tekankan Penguatan Modal dan Digitalisasi

Gubernur Kalbar Ria Norsan menghadiri pertemuan BPK RI membahas akuntabilitas keuangan daerah di Denpasar, Bali, Kamis (12/2/2026).
Gubernur Kalbar Ria Norsan menghadiri pertemuan BPK RI membahas akuntabilitas keuangan daerah di Denpasar, Bali, Kamis (12/2/2026).

Sementara itu, Ria Norsan menegaskan bahwa proses pemeriksaan BPK bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan pengelolaan keuangan berjalan efektif, efisien, dan sesuai ketentuan.

“Pemeriksaan ini bertujuan agar kita dapat meminimalisir kekeliruan dan memastikan penggunaan keuangan daerah berjalan baik dan benar,” ujarnya.

Ia menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menunjukkan tren positif dalam tata kelola keuangan dengan raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima kali berturut-turut. Capaian penilaian terakhir juga berada di atas standar kategori baik.

Sebagai Wakil Bendahara APPSI, Ria Norsan menyambut baik forum ini sebagai wadah memperkuat sinergi antardaerah. Pertemuan tersebut dihadiri sekitar 18 gubernur dari berbagai provinsi di Indonesia.

Turut mendampingi Gubernur Kalbar, Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar serta jajaran Inspektorat Provinsi Kalbar. *

Gubernur Ria Norsan Pantau Karhutla Kalbar, Pergerakan Asap Dicek Lewat SiPongi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK — Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan memantau Karhutla dan pergerakan asap melalui aplikasi SiPongi di Data Analytic Room Kantor Gubernur Kalbar.

Pemprov Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Hadapi Musim Hujan

BERIKABARNEWS l l PONTIANAK — Pemerintah Provinsi Kalimantan...

Gubernur Kalbar Ria Norsan memimpin rapat koordinasi kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi menjelang musim hujan 2026/2027.

Gubernur Ria Norsan Hadiri HUT ke-81 TNI, Dorong Sinergi Jaga Kalbar

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Gubernur Kalimantan Barat...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menghadiri Apel Besar HUT ke-81 TNI di Makodam XII/Tanjungpura, Kabupaten Kubu Raya.

Karhutla Kalbar Mulai Mereda, Hotspot Turun Jadi 24 Titik

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Penanganan kebakaran hutan dan...

Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat.

Rp40 Miliar Dana Banpres Disiapkan, Pemprov Kalbar Perkuat Karhutla

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menyampaikan alokasi dana Banpres Rp40 miliar untuk memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan Barat.

Tabligh Akbar Bersama UAS, Ria Norsan Ajak Warga Doakan Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Ribuan warga menghadiri Tabligh...

Gubernur Kalbar Ria Norsan bersama Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam Tabligh Akbar di Kantor Gubernur Kalimantan Barat.

berita terkini